Berita

Dosen Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) Romadon (tengah). (Foto: Istimewa)

Nusantara

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

JUMAT, 30 JANUARI 2026 | 02:25 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) mengeluarkan seorang bernama Christea bersama sekelompok orang tak dikenal dari lingkungan kampus pada Rabu 28 Januari 2026, sekitar pukul 15.30 WIB. Keberadaan mereka dinilai mengganggu aktivitas perkuliahan dan meresahkan sivitas akademika.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Christea dan kelompoknya diketahui telah tinggal dan menginap di dalam area Kampus Unikama selama hampir lima bulan, terhitung sejak September 2025. Keberadaan mereka disebut tidak memiliki legitimasi hukum yang sah.

Tindakan pengeluaran tersebut dilakukan oleh mahasiswa, dosen, serta pihak yayasan sebagai respons atas terganggunya kegiatan akademik, baik perkuliahan mahasiswa maupun aktivitas dosen dan tenaga kependidikan.


Salah seorang Dosen Unikama, Romadon mengaku kecewa atas dikuasainya kampus oleh kelompok tak dikenal.
"Kami sudah jengah dengan kondisi kampus kami. Selama lima bulan, iklim kampus ini dikuasai oleh orang yang tidak punya wewenang di yayasan ini," kata Romadon dalam keterangan resmi pada Kamis 29 Januari 2026.

Romadon berharap dengan perginya oknum massa memutus konflik dualisme di Unikama.

“Semoga dengan perginya orang-orang ini, suasana di kampus Unikama lebih tentram, damai dan enggak ada dualisme lagi," kata Romadon.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya