Berita

Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, memberangkatkan rombongan Bonek menuju ke Kota Semarang/RMOLJatim

Nusantara

Hidupkan Kembali Tradisi Tret Tet Tet, Walikota Surabaya: Bonek dan Bonita Sejati Cinta Damai

RABU, 29 MARET 2023 | 17:37 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Walikota Surabaya Eri Cahyadi menghidupkan kembali tradisi Tret Tet Tet yang telah bertahun-tahun vakum dengan memberangkatkan rombongan Bonek menuju Kota Semarang, Rabu siang (29/3). Persebaya akan menghadapi tuan rumah PSIS Semarang di Stadion Jatidiri pada Rabu malam ini.

Setidaknya ada sekitar 500 Bonek dengan mengendarai 8 bus yang diberangkatkan dari Taman Surya Balai Kota untuk mendukung Persebaya bertandang ke kandang PSIS Semarang.

Pemberangkatan rombongan Bonek dan Bonita tersebut dilakukan Walikota Eri Cahyadi bersama Kapolrestabes Surabaya Kombes Pasma Royce serta Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Herlina.


Acara pemberangkatan ini juga diikuti Presiden Persebaya Surabaya, Azrul Ananda.

Walikota Eri Cahyadi mengatakan, ia bersama Forkopimda dan Presiden Persebaya sepakat menghidupkan kembali tradisi Tret Tret Tet.

Selain mengenang masa lalu, tradisi ini kembali dihidupkan dalam upaya mendukung Persebaya berlaga tandang dengan cara yang positif.

"Sehingga saya berpesan kepada seluruh Bonek yang hari ini berangkat, tolong jaga nama besar Persebaya, tolong jaga nama besar Surabaya. Karena kita harus menunjukkan hari ini ke seluruh pelosok Nusantara bahwa Bonek yang sejati adalah Bonek yang berangkat hari ini," kata Eri di Balai Kota Surabaya, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Rabu (29/3).

Eri meyakini, Bonek dan Bonita sejati tidak akan pernah melakukan penjarahan ataupun tindakan yang melawan hukum. Apabila ada suporter yang melakukan, ia memastikan mereka bukanlah Bonek, namun hanya oknum yang memakai atribut Persebaya atau Bonek.

"Karena kalau sudah ingin menjaga nama Bonek, Persebaya dan Kota Surabaya, maka dia tidak akan pernah melakukan penjarahan. Dia tidak akan pernah melakukan pengrusakan di tempat-tempat lain. Karena kita mencintai Persebaya dan mencintai kota ini dengan pembuktiannya Tret Tet Tet ini," ujarnya.

"Karena itu jaga terus dan semoga dalam perjalanan diberikan kelancaran, keamanan dan keselamatan sampai kembali lagi ke Kota Surabaya. Dan yang pasti Persebaya menang," sambungnya.

Sebagai langkah awal menghidupkan kembali tradisi Tret Tet Tet sejak tahun 1988, Walikota Eri bersama para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya turut serta mengawal Bonek dalam mendukung Persebaya berlaga di Semarang.

"Hari ini kita mulai kembali (tradisi Tret Tet Tet), karena kita harus menjaga betul nama Surabaya. Dan momen-momen itulah yang akan kita buka kembali untuk semangat Bonek dan Bonita sehingga kita bisa menunjukkan bahwa sejatinya Bonek dan Bonita itu cinta damai. Kami akan mendukung Persebaya dengan sportivitas tinggi," katanya.

Di tempat yang sama, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pasma Royce menilai, bahwa Tret Tet Tet adalah tradisi positif yang harus terus dijaga.

Ia berharap, melalui tradisi ini Bonek dan Bonita bisa menjadi percontohan bagi para suporter yang lain.

"Kami dari Polrestabes Surabaya dan Tanjung Perak sudah melakukan meeting awal tadi malam terkait dengan keamanan pengawalan dan pelayanan kepada teman-teman Bonek dan Bonita yang berangkat ke Semarang sampai nanti pulang harus dalam kondisi aman lengkap dan sehat semuanya," kata Kombes Pasma.

Untuk mendukung hal itu, pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan jajaran Polrestabes Semarang.

"Saya yakin teman-teman (Bonek dan Bonita) bisa menjaga yang tadi disampaikan oleh Pak Walikota, bisa menjaga nama Bonek, Persebaya dan Kota Surabaya," tambahnya.

Sementara itu, koordinator suporter Tribun Utara, Husin Ghozali, berharap tradisi Tret Tet Tet yang telah lama vakum dapat terus dilakukan.

Karena itu, Cak Cong, biasa ia dipanggil, mengimbau kepada para Bonek untuk dapat mensosialisasikan tradisi Tret Tet Tet ini kepada rekan-rekan yang lain.

"Hampir 30 tahun yang lalu kita kembali mengulangi sejarah itu dan kembali ke Tret Tet Tet. Semoga Tret Tet Tet ini bisa berlanjut, bukan hanya sekarang saja. Kalau Bonek away (mendukung Persebaya laga tandang) pasti Tret Tet Tet, bukan lainnya," pungkasnya.

Tret Tet Tet merupakan tradisi Bonek yang telah ada sejak 1987/1988 sebagai bentuk dukungan bagi Persebaya Surabaya saat berlaga tandang.

Tradisi ini dilakukan secara terkoordinir menggunakan moda transportasi secara bersama-sama, tertib, dan mentaati aturan yang berlaku.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya