Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pelaku Pembunuhan di Mesir Tewas Terkena Serangan Jantung Saat Memutilasi Korbannya

RABU, 29 MARET 2023 | 08:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Peristiwa mengerikan terjadi Mesir, di mana pelaku pembunuhan mati lemas setelah membunuh korbannya.

Cairo 24 melaporkan Selasa (28/3), pelaku, seorang pria Mesir mengalami serangan jantung yang fatal saat memotong tubuh pasangan wanitanya yang telah ditusuknya sampai mati.

Pria dan wanita itu, keduanya berusia 20-an, ditemukan setidaknya empat hari setelah kematian mereka di sebuah apartemen di distrik al-Marj di kegubernuran Kairo.


Seorang saksi mengatakan bahwa mayat-mayat itu ditemukan setelah warga melaporkan bau busuk yang berasal dari apartemen tersebut, menambahkan bahwa mereka segera memberitahu pihak berwenang.

Laporan menyebutkan bahwa pria itu telah memotong tubuh wanita itu menjadi beberapa bagian dan membuangnya ke dalam ember.

“Adegan itu mengerikan. Tubuhnya tidak utuh dan dia terbaring mati di sampingnya,” kata saksi.

Kejaksaan masih melakukan penyelidikan dan sidang untuk mengetahui kronologi kejadian tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya