Berita

Kapal perang AS, USS Milius/Net

Dunia

Laut China Selatan Bergejolak Lagi, Militer China Ngaku Usir Kapal Perang AS

JUMAT, 24 MARET 2023 | 10:34 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Militer China dilaporkan telah mengusir kapal perang milik Amerika Serikat (AS), USS Milius, yang memasuki perairan di sekitar Kepulauan Paracel di Laut China Selatan (LCS).

Klaim itu disampaikan militer China pada Kamis (23/3), dengan mengatakan penyusupan itu dapat merusak perdamaian dan stabilitas kawasan. Sehingga militer Cchina akan melakukan tindakan tegas untuk menjaga teritorialnya.

"Pasukan kami akan terus mempertahankan keadaan siaga tinggi setiap saat, dan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk secara tegas menjaga kedaulatan dan keamanan nasional serta perdamaian dan stabilitas di kawasan LCS," kata jurubicara Komando Teater Selatan China, Tian Junli.


Menanggapi klaim tersebut, Reuters menyebut Angkatan Laut AS telah membantah pernyatan dari militer China, dengan mengatakan pihaknya tidak menyusup ke perairan Tiongkok.

"Kapal USS Milius sedang melakukan operasi rutin di Laut China Selatan dan tidak diusir. (Kami) akan terus terbang, berlayar, dan beroperasi di mana pun hukum internasional mengizinkan," tulis pernyataan dari Armada ke-7 Angkatan Laut AS.

Ketegangan antara Washington dan Beijing terus meningkat di wilayah tersebut, karena Beijing mengklaim hampir seluruh wilayah di Laut China Selatan.

AS yang menolak klaim itu berupaya untuk terus meningkatkan frekuensi kapal perangnya dengan melewati kawasan tersebut dalam beberapa tahun terakhir, yang terus menyulut amarah China.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya