Berita

Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich/Net

Dunia

Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich Bikin Ulah Lagi, Sebut Tidak Ada Sejarah tentang Palestina

SELASA, 21 MARET 2023 | 07:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pernyataan kontroversial terkait Palestina dilontarkan Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich, memicu ketegangan terbaru antara dua negara.

Berbicara saat berada di Prancis untuk memperingati Jacques Kupfer, seorang Zionis terkemuka dan aktivis Partai Likud sayap kanan yang meninggal pada tahun 2021, Smotrich mengatakan bahwa tidak ada yang namanya sejarah atau budaya Palestina.

“Apakah ada sejarah atau budaya Palestina? Tidak ada. Tidak ada yang namanya orang Palestina," kata politisi itu, seperti dikutip dari RT, Selasa (21/3).


Pernyataannya mengundang tepuk tangan dari hadirin. Namun, memicu kemarahan pejabat Palestina.

Kementerian Luar Negeri Palestina mengatakan, pernyataan kontroversial Smotrich adalah tindakan rasis dan ekstrimis.

"Penyangkalan Smotrich atas keberadaan warga Palestina, memicu ekstremisme dan terorisme Yahudi terhadap rakyat kami," kata Kementerian.

Ini adalah kontroversi besar kedua yang telah dipicu oleh Smotrich, yang terkenal dengan sikap Zionis garis kerasnya dan pernyataan anti-Palestina yang berulang-ulang, bulan ini.

Di awal Maret, dia pernah menyerukan untuk memusnahkan kota Palestina Huwara, yang dilanda kerusuhan setelah peristiwa penembakan dua pemukim yang dilakukan seorang pria bersenjata Palestina. Kerusuhan itu merenggut nyawa satu warga Palestina di Huwara.

Pernyataan itu mendapat kecaman luas. Banyak yang mendesaknya untuk mundur.

Saat itu Smotrich berkelit dan mengklaim dia tidak bermaksud mengatakan bahwa kota Huwara harus dihancurkan, tetapi bahwa Israel harus bertindak tegas kepada terhadap teroris dan pendukungnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya