Berita

Mahendra Dito, usai diperiksa KPK, Senin (6/2)/RMOL

Hukum

KPK Dikabarkan Amankan Belasan Senjata Api dari Rumah Mahendra Dito

JUMAT, 17 MARET 2023 | 12:02 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menggeledah kediaman pengusaha Mahendra Dito S alias Dito Mahendra, yang belakangan viral karena memenjarakan artis Nikita Mirzani, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibuat terkejut, karena menemukan belasan senjata api.

Sebenarnya penggeledahan dilakukan tim penyidik KPK dalam rangka mengusut dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi (NHD), Senin (13/3) lalu.

Kediaman Mahendra Dito yang digeledah itu berada di wilayah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.


"Informasi yang kami terima betul, ada penggeledahan oleh tim penyidik KPK pada sebuah rumah di Jakarta Selatan," ujar juru bicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri, kepada Kantor Berita Politik RMOL, melalui pesan singkat, Senin dua pekan lalu.

Sumber Kantor Berita Politik RMOL menyatakan, tim penyidik KPK menemukan dan mengamankan 15 pucuk senjata api dari kediaman Mahendra Dito, dan langsung diamankan dan diserahkan ke Polri untuk ditindaklanjuti.

Sementara itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, membenarkan adanya temuan KPK tentang belasan senjata api.

"Untuk kasus senjata dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Silakan komunikasi dengan Pak Truno (Kombes Trunoyudo, Kabid Humas Polda Metro Jaya), karena yang menangani kasus itu Polda Metro Jaya," kata Ramadhan, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat pagi (17/3).

Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, hingga berita ini ditulis belum merespons, saat dikonfirmasi terkait temuan senjata api yang telah dilimpahkan dari Mabes Polri ke Polda Metro Jaya.

KPK sendiri hingga kini belum membeberkan temuan hasil penggeledahan di kediaman Mahendra Dito, termasuk soal belasan senjata api.

Mahendra Dito sendiri sebelumnya telah diperiksa sebagai saksi oleh tim penyidik di Gedung Merah Putih KPK, Senin (6/2). Dia didalami soal dugaan aliran uang TPPU Nurhadi. Bahkan Mahendra juga dicecar soal kepemilikan mobil mewah yang sudah disita KPK.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya