Berita

Pemerhati sosial dan juga mantan Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi dalam diskusi "Siapa Membakar Plumpang" di Kopi Timur, Jalan Pondok Kelapa Raya, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (16/3)/RMOL

Nusantara

Tragedi Kebakaran Plumpang, Saatnya Heru Budi Tampil Membela Rakyat

KAMIS, 16 MARET 2023 | 21:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tragedi kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, yang merembet ke pemukiman warga Tanah Merah telah memperlihatkan sisi buruk perencanaan Kota Jakarta.

"Kelihatan sekali perencanaan Kota Jakarta dibanding Singapura amburadul," kata pemerhati sosial Irwandi dalam diskusi Forum Jakarta Kita dengan mengangkat tema: "Siapa Membakar Plumpang" di Kopi Timur, Jalan Pondok Kelapa Raya, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (16/3).

Menurut Irwandi, setiap kali berganti gubernur maka berubah pula Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) karena ada kepentingan pengembang.


"Kalau membela kepentingan rakyat, Tanah Merah sudah dimasukkan ke penataan kota," kata Irwandi yang juga Bacaleg PAN Dapil Jakarta Pusat ini.

Irwandi menekankan bahwa nasib warga permukiman Tanah Merah merupakan tanggung jawab penuh Pemprov DKI Jakarta.

"Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono harus menunjukkan bahwa yang kebakaran ini adalah rakyat saya," kata mantan Wakil Wali Kota Jakarta Pusat ini.

Kata Irwandi, dalam kasus kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Heru harus tampil di garda terdepan untuk melindungi rakyatnya.

"Meskipun bukan gubernur pilihan rakyat, tapi sinilah momen Heru memihak kepada rakyat, karena ini kan rakyat saya," demikian Irwandi.

Dalam diskusi ini juga menghadirkan narasumber Direktur Eksekutif Sabang Merauke Circle Syahganda Nainggolan dan Penasihat RW 09 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara Juharto Harianja.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya