Berita

Muhaiman Iskandar bersama fungsionaris PKB dalam sebuah kegiatan/Ist

Politik

Cak Imin: Sejarah Membuktikan, Koalisi PKB Pasti Menang

KAMIS, 16 MARET 2023 | 08:02 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sejak reformasi hingga Pilpres 2019 lalu sejarah politik Indonesia mencatat, siapapun yang berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), pasti menang.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, dalam keterangannya, Kamis (16/3).

“Kami akan cetak sejarah keempat kalinya, siapapun yang bergandengan dengan PKB, yakin menang," tegasnya.


Sebab, kata Cak Imin, PKB merupakan pewaris tunggal agenda dan perjuangan politik Nahdlatul Ulama (NU).

“Pewaris sah mandat politik NU hanyalah PKB. Silakan bongkar dada saya, bongkar sejarah, PKB lah pewaris sejarah politik dan perjuangan NU, sejak sebelum kemerdekaan, era Soekarno, Soeharto sampai reformasi. Silakan dibaca sejarahnya, kesimpulannya hanya satu, PKB," rincinya.

Dikatakan juga, modal tersebut sudah cukup bagi PKB untuk memimpin bangsa yang kaya raya, tapi masih banyak rakyat miskin.

“Amat sangat bodoh kalau ada kader PKB yang tidak percaya diri. Karena saya penerima mandat perjuangan, mandat yang panjang dan mulia," pungkasnya.

Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 masih sekitar 11 bulan lagi. Masing-masing partai politik masih menyiapkan langkah dan strategi menuju 14 Februari 2024.

Dari sejumlah parpol, baru PKB dan Partai Gerindra yang sudah mendeklarasikan koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR), Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digagas Golkar, PAN, PPP menuju Pemilu 2024. Kendati begitu, soal paslon hingga kini belum ditetapkan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya