Berita

Ledakan yang terjadi dalam acara penghargaan jurnalis di Balkh, Afghanistan pada 11 Maret 2023 kemarin, menewaskan satu wartawan dan melukai belasan lainnya/RFE

Dunia

Jurnalis Tewas dalam Pengeboman di Acara Pers, CPJ Minta Taliban Serius Tanggapi Kelompok ISIS

RABU, 15 MARET 2023 | 09:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Komite Perlindungan Wartawan (CPJ) mendesak Taliban untuk memastikan kelompok teroris ISIS bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan wartawannya, Hossein Naderi.

"Pengeboman mematikan baru-baru ini adalah pengingat menyakitkan dari iklim permusuhan bagi jurnalis di Afghanistan. Taliban harus melakukan segala yang mereka bisa untuk melindungi jurnalis dan membiarkan mereka bekerja dengan aman," kata koordinator program Asia CPJ, Beh Lih Yi.

Berdasarkan pernyataan dari laman CPJ pada Selasa (14/3), ISIS telah mengakui perbuatannya dengan menyatakan bahwa mereka sengaja meluncurkan serangannya kepada jurnalis yang bekerja di lembaga yang terlibat dalam perang dan hasutan melawan ISIS.


Dalam ledakan di acara penghargaan jurnalis di Balkh 11 Maret, Hosein dinyatakan meninggal dunia. Pemimpin redaksi AVA Abbas Hosseini mengkonfirmasi kematiannya melalui panggilan telepon dengan CPJ, sementara 16 anggota pers lainnya terluka. Sembilan wartawan lainnya mengalami luka serius, seperti gangguan pendengaran.

Saat ini negara yang dipimpin oleh Taliban itu menduduki peringkat keempat sebagai negara dengan catatan pembunuhan jurnalis terburuk di dunia dalam catatan CPJ.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya