Berita

Peneliti Senior Institut Riset Indonesia (Insis), Dian Permata/RMOL

Politik

Peluang Puan sebagai Capres PDIP Terbuka

MINGGU, 12 MARET 2023 | 09:23 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Peluang Puang Maharani mengisi kursi bakal calon presiden (Bacapres) sangat terbuka, terlebih hanya PDI Perjuangan yang bisa mencalonkan pasangan Capres dan Cawapres tanpa berkoalisi dengan partai lain.

Peneliti Senior Institut Riset Indonesia (Insis), Dian Permata, berpendapat, dilihat dari garis keturunan keluarga Soekarno di pucuk pimpinan PDIP, maka stock sangat terbatas, hanya ada Puan dan Prananda.

"Dari keduanya, Puan yang saat ini berpotensi. Prananda lebih dikenal sebagai sosok 'man behind the gun'," tutur Dian, kepada Kantor Berita Politik RMOL, melalui pesan singkat, Minggu (12/3).


Akademisi Universitas Ibnu Chaldun itu juga menjelaskan, untuk kontestasi elektoral 2024, hanya PDIP yang dapat mencalonkan pasangan Capres Cawapres tanpa perlu tambahan elektoral partai lain.

Dengan kelebihan itu, peluang Puan menjadi Capres dari partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri sangat terbuka.

"Peluang Puan sangat terbuka lebar untuk mengisi kursi Capres yang didukung PDIP," pungkas Dian.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya