Berita

Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay/Ist

Hukum

Kematian Bumil Kurnaesih, Komisi IX DPR: RSUD Ciereng Subang Harus Tanggung Jawab

RABU, 08 MARET 2023 | 07:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi IX DPR RI mengecam tindakan RSUD Ciereng Subang, Jawa Barat, yang menolak menangani Kurnaesih (39), ibu hamil (Bumil) asal Kampung Citombe, Desa Buniara, Tanjungsiang, Subang, yang akhirnya meninggal, setelah tidak bisa mendapat penanganan di RS itu.

Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, meminta pihak-pihak terkait bertanggung jawab dan dituntut sesuai perundangan yang ada.

"Andai pihak RSUD Ciereng menangani, saya yakin Kurnaesih dan bayinya tertolong. Mereka tidak perlu keluar dari IGD dan mencari RS alternatif lainnya,” kata Saleh Daulay, dalam keterangannya, Rabu (8/3).


Dia mengaku tak tahu persis detail kejadiannya. Yang pasti, datang di RSUD Ciereng Subang sudah dimasukkan ke IGD. Artinya, kondisinya sedang tidak baik-baik saja. Perlu penanganan serius, karena situasi darurat dan mengkhawatirkan.

"Sangat disayangkan jika pihak RSUD menolak menangani. Soal rujukan yang dipersoalkan, sebenarnya bisa diurus kalau pasien sudah tertangani. Suami atau keluarga pasien pasti mau mengurus rujukan itu,” kata mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu.

Ketua Fraksi PAN DPR RI itu mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memeriksa serius kasus itu. Ia berharap pihak RSUD Ciereng Subang bertanggung jawab. Harus dipastikan, siapa pun yang salah dalam kasus ini harus diberi sanksi tegas.

"Jangan sampai kasus ini hilang begitu saja. Pemeriksaan yang dilakukan sangat diperlukan.  Mereka yang kerja di bidang kesehatan harus memiliki nilai-nilai kemanusiaan. Itulah prinsip dasar pelayanan kesehatan kita,” tandasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya