Berita

Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi/Ist

Politik

Romahurmuziy Prediksi KIB Pecah, Viva Yoga: InsyaAllah PAN Tetap Berkhidmat dengan Golkar dan PPP

SELASA, 07 MARET 2023 | 14:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Muhammad Romahurmuziy, yang menyebut Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) berpotensi pecah direspons santai oleh pihak Partai Amanat Nasional (PAN).

Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi menuturkan, partainya akan tetap berkomitmen dengan Golkar dan PPP terus bersama di KIB.

“PAN insyaAllah akan tetap berkhidmat dan selalu bersama-sama dengan Partai Golkar dan PPP di KIB. KIB lahir karena persamaan cita-cita untuk membangun Indonesia Baru, melanjutkan perubahan-perubahan menuju peradaban baru,” kata Viva Yoga kepada wartawan, Selasa (7/3).


Bagi PAN, lanjut Viva, KIB dibangun atas kesadaran sejarah agar estafet kepemimpinan dapat berjalan dengan konstitusional, aman, lancar, dan membawa misi perubahan untuk kesinambungan (change for continuity).

“Koalisi KIB itu saling menguatkan dan meningkatkan sinergi. Karena anggota koalisi telah memiliki basis konstituen masing-masing. Tidak ada praktik kanibalisme. Itu yang menyebabkan KIB memiliki daya kohesivitas yang tinggi,” ujarnya.

Soal pasangan calon presiden dan calon wakil presiden dari KIB, PAN akan menetapkannya bersama Golkar dan PPP.

“Jadi, dinamika politik itu tidak akan memecah-belah KIB ya, Mas Rommy. Proses politik menuju kepada pematangan kondisi untuk menetapkan kebijakan memang selalu dinamis,” tutup Viva.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya