Berita

Aksi demonstrasi menolak junta militer di Sudan pada Selasa, 28 Febuari 2023/Net

Dunia

Aparat Keamanan Sudan Tembak Mati Seorang Pengunjuk Rasa

RABU, 01 MARET 2023 | 18:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Seorang pengunjuk rasa di Sudan tewas ditembak mati oleh pasukan keamanan selama aksi demonstrasi anti-junta militer pada Selasa (28/2).

Penembakan itu telah dikonfirmasi oleh Komite Sentral Dokter Sudan. Komite mengatakan, seorang pengunjuk rasa pria bernama Ibrahim Al Ameen, berusia 25 tahun,  tertembak tepat di dada selama melakukan aksi di distrik Sharq El Nile.

Kepolisian mengatakan saat ini mereka sedang menyelidiki kematian Al Ameen, yang diduga terlibat dalam aksi kerusuhan dengan pihak keamanan.


The National pada Rabu (1/3) melaporkan, polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa ketika mereka mulai mendekat ke Istana Republik, di sisi Sungai Nil.

"Para pengunjuk rasa terlibat dalam kekerasan berlebihan di distrik Sharq El Nile pada Selasa. Mereka membakar tiga kendaraan polisi dan melempari petugas dengan bom molotov dan batu," kata pernyataan polisi.

Kematian terbaru kali ini telah menambah jumlah korban tewas di Sudan menjadi 125 orang, yang tercatat sejak militer mengambil alih pemerintahan sipil pada Oktober 2021 lalu.

Para demonstran mulai turun ke jalan untuk menentang kekuasaan militer yang dianggap semakin menyengsarakan ekonomi Sudan yang kian memburuk dan menyebabkan ketegangan kembali meningkat antara tentara dan paramiliter Sudan.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya