Berita

Saiful Anam /RMOL

Politik

Jokowi Bermanuver lewat PAN, Mega dan PDIP Jangan Goyah Usung Puan

RABU, 01 MARET 2023 | 11:17 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Meski Partai Amanat Nasional (PAN) mendukung Ganjar Pranowo dan Erick Thohir, Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati, harus tetap mempertahankan pilihan politiknya dan tidak goyah dengan manuver politik yang dilakukan Presiden Jokowi.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, mengatakan, Ketum PAN Zulkifli Hasan alias Zulhas diyakini tidak akan berani memberi dukungan kepada Ganjar-Erick di hadapan presiden, jika sebelumnya tidak mendapat restu dari Jokowi.

"Kalau tidak mendapat restu dari Jokowi, saya kira Zulhas tidak akan berani menyampaikan secara terbuka seperti itu," jelas Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (1/3).


Akademisi Universitas Sahid Jakarta itu menilai, bila Megawati dan trah Soekarno tidak ingin dikatakan di bawah kendali Jokowi, maka harus mempertahankan apa yang jadi pilihan politiknya.

"Saya yakin Megawati masih ingin mempertahankan wibawanya, ia akan tegak lurus mempertahankan hal-hal yang jadi pilihan politiknya, termasuk tidak terpengaruh dengan manuver Jokowi yang lebih mendukung Ganjar-Erick," kata Saiful.

Dia juga yakin, Megawati dan kader terbaik PDIP tidak tergoyahkan dan akan tetap mengusung Puan Maharani sebagai kader terbaik partai yang akan melanjutkan perjuangan ideologi Soekarno.

"Saya yakin Mega tegak lurus pada apa yang dia yakini, tidak menghiraukan segala hal yang memecah belah partai, misalnya Parpol lain mengusung kader PDIP seperti Ganjar. Dengan perolehan kursi 20 persen di DPR bisa leluasa memantapkan pilihan politik pada Puan, dan punya waktu cukup untuk sosialisasi," pungkas Saiful.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya