Berita

Anies Baswedan saat dideklarasikan oleh PKS sebagai bakal calon presiden/Net

Politik

Tak Masuk Akal Anies Manfaatkan PKS Perkuat Ceruk Pemilih pada Pilpres 2024

SELASA, 28 FEBRUARI 2023 | 18:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dampak dukungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kepada Anies Baswedan, dinilai sebagian kalangan tak akan berpengaruh signifikan dalam upaya memperkuat ceruk pemilihnya pada Pilpres 2024 mendatang.

Menurut analisis Direktur Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara, deklarasi PKS mendukung Anies sebagai calon presiden (capres) diperkirakan tak bisa dimanfaatkan mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

“Jika Anies tengah memperkuat ceruk pemilihnya untuk Pilpres 2024 karena diusung PKS hari ini dan di Pilkada DKI 2017, itu juga bukan alasan yang rasional,” ujar Igor kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (28/2).


Salah satu sebab yang membuat Anies tak dapat efek positif dari dukungan PKS, disebutkan Igor, adalah karena ada irisan yang sama terkait ceruk pemilihnya. Artinya tidak ada perluasan ceruk pemilih yang didapat Anies.

Igor pun mengambil contoh dukungan PKS terhadap Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta untuk periode 2017-2022 lalu. Di mana, kepuasan warga ibukota terhadap Anies tak dirasakan secara nyata oleh warga di daerah lain dalam satu pulau yang sama.

“Pemilih di Jakarta juga kan relatif kecil jika dibandingkan pemilih di Jateng, Jatim, dan Jabar untuk Pulau Jawa,” demikian Igor menambahkan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya