Berita

Staf Khusus (Stafsus) Presiden Diaz Hendropriyono usai menghadiri pelepasan 470 PMI ke Korea Selatan (Korsel), di Jakarta, Minggu (26/2)/Ist

Politik

Stafsus Presiden Dukung Penambahan Anggaran BP2MI

SENIN, 27 FEBRUARI 2023 | 01:59 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Staf Khusus (Stafsus) Presiden Joko Widodo (Jokowi) Diaz Hendropriyono mengapresiasi kinerja Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dibawah kepemimpinan Benny Rhamdani.

Karena itu, dia mendukung adanya penambahan anggaran bagi lembaga tersebut agar maksimal dalam menjalankan berbagai programnya khusus terkait pelindungan bagi pekerja migran.

"Capaian kinerja BP2MI semenjak dipimpin Pak Benny menunjukkan hasil yang luar biasa karena dengan memanfaatkan anggaran yang tidak seberapa jika dibandingkan program BP2MI saat ini. Kami mendukung penambahan anggaran," kata Diaz usai menghadiri pelepasan 470 PMI ke Korea Selatan (Korsel), di Jakarta, Minggu (26/2).


Menurut Diaz, penambahan anggaran tersebut merupakan hal kewajaran dengan melihat program yang dijalankan BP2Ml di bawah nahkoda Benny Ramdhani, misalnya pembuatan fasilitas lounge dan fastrack bagi PMI di enam bandara.

Dia menjelaskan para PMI merupakan penyumbang devisa terbesar kedua bagi negara setelah sektor migas, yaitu dengan nominal Rp 159,6 triliun setiap tahunnya.

Hal tersebut menurut Diaz merupakan pencapaian yang luar biasa bagi BP2MI sehingga dirinya berjanji akan mendorong penambahan anggaran tersebut ke Kementerian Keuangan.

"Harus kita dukung, seperti kita tau BP2MI menghasilkan devisa ratusan triliun. Melihat ini jelas ini akan kita upayakan, bahwa penambahan anggaran ini logikanya tetap akan balik ke negara dengan devisa yang dihasilkan PMI," ujarnya.

Capaian kinerja yang luar biasa di BP2MI itu menurut dia menunjukkan bahwa Presiden Joko Widodo tidak salah menunjuk orang untuk memimpin lembaga tersebut.

Pernyataan Diaz itu cukup beralasan karena dia menilai banyak perubahan besar yang dirasakan PMI seperti mengutamakan pelayanan, perlindungan, dan komitmen Benny Rhamdani memberantas mafia sindikat penempatan PMI ilegal.

"Saya rasa Pak Presiden sudah memilih tokoh yang tepat untuk memimpin kepala BP2MI, karena di bawah kepemimpinan Pak Benny, terjadi perubahan yang pesat dan luar biasa di BP2MI," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan dirinya berkomitmen memberantas sindikat penempatan PMI ilegal. Menurut dia, selama ini para sindikat tersebut seolah-olah mengendalikan negara dan aparatur negara.

"Saya terus sampiakan tidak akan tunduk kepada para sindikat yang menjual anak bangsa ke luar negeri. Ini komitmen janji saya kepada Pak Presiden saat awal dilantik oleh Presiden," ujarnya.

Dia menjelaskan BP2MI sedang fokus mewujudkan program rumah subsidi untuk para PMI, dan saat ini pihaknya terus berkomunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mewujudkan hal tersebut.

Politisi Partai Hanura itu mengatakan saat ini PMI yang berangkat ke luar negeri mendapatkan fasilitas istimewa yaitu surat kepercayaan atau "Credentials Letter".

Menurut dia, fasilitas itu dulunya hanya bisa diperoleh duta besar saja, namun saat ini PMI juga memegang yang fasilitas istimewa tersebut yang sengaja disiapkan negara.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Prabowo Sampaikan KEM-PPKF di DPR, Purbaya Sebut Ada Pesan Penting

Rabu, 20 Mei 2026 | 02:15

Gibran Berpeluang Jadi Lawan Prabowo pada 2029

Rabu, 20 Mei 2026 | 02:01

Saatnya Menguji Kanal BoP Bebaskan WNI

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:55

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Kadin-Pemkot Jakpus Kolaborasi Berdayakan UMKM

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:18

Empat Tersangka Kasus Penipuan Calon Mitra SPPG Diamankan Polisi

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:16

Ini Respons Airlangga soal Rumor Pembentukan Badan Khusus Ekspor Komoditas

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:00

Razman Nasution Tak Boleh Lolos seperti Silfester Matutina

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:30

Putusan MK Wajib Dipatuhi, SE Jampidsus Tak Bisa Buka Tafsir Baru

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:11

Alumni Lemhannas Tegas Mendukung Ketahanan Nasional

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:02

Selengkapnya