Berita

Puluhan ulama mendoakan Anies Baswedan menjadi Presiden pada 2024/RMOL

Politik

Puluhan Ulama Kumpul di Sragen, Dorong Kader NU jadi Cawapres Anies Baswedan

MINGGU, 26 FEBRUARI 2023 | 15:08 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Berkumpul di Pondok Pesantren Ribath Nurul Anwar Kota Sragen, Jawa Tengah, puluhan ulama mendoakan dan berupaya agar Anies Baswedan menjadi Presiden pada 2024 mendatang. Para Ulama juga mendorong kader Nahdlatul Ulama (NU) untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) pendamping Anies di Pilpres 2024.

Mereka telah berkumpul di Ponpes Ribath Nurul Anwar Kota Sragen pada Sabtu (25/2) dengan dihadirkan oleh para ulama terkemuka dalam acara Halaqah Kebangsaan dengan tema "Ulama Mendoakan Anies Baswedan".

Dalam acara itu, Kiai Ahmad Wafi Maimun atau Gus Wafi Maimun Zubair berharap adanya kesepahaman dan tekad bulat untuk memenangkan Anies Baswedan pada Pilpres 2024, lantaran sosok Anies merupakan pilihan terbaik bagi umat dan bangsa.


"Ada keinginan rakyat butuh sosok Anies yang sudah bekerja penuh prestasi sebagai Gubernur Jakarta," kata Gus Wafi.

Setelah itu, kakak kandung Kiai Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha, Kiai Nasirul Mahasin atau Gus Mahasin memimpin acara tersebut dengan mempersilakan para Kiai yang hadir untuk memberikan sambutan, seperti Gus Muh Ikram dari Banyuwangi, hingga Kiai Abdurohim dari Mojokerto.

Setelah itu, bakal capres Koalisi Perubahan, Anies Baswedan turut hadir melalui video call lantaran sedang berada di Lampung. Anies pun meminta dukungan dan doa sehingga bisa ikut proses pemilu sampai selesai tahun depan.

Kemudian, dari pertemuan itu, dibacakan hasil pertemuannya oleh Gus Mahasin dengan judul "Risalah Ponpes Ribath Nurul Anwar Sragen Jawa Tengah 25 Februari 2023".

Hasil pertemuannya, yaitu mendoakan dan berusaha semaksimal mungkin agar Anies dilantik menjadi Presiden periode 2024-2029; meyakini Anies akan mampu menjalin ukhuwah, baik ukhuwah Islamiyyah, Wathaniyah dan Insaniyah.

"Mengusulkan kader-kader terbaik dari NU, dan kader-kader umat lainnya yang berkualitas untuk mendampingi Anies Baswedan sebagai Calon Wakil Presiden," kata Gus Mahasin.

Selanjutnya, menyatakan agar pemilu tidak boleh ditunda dengan alasan apapun karena melanggar konstitusi yang tercantum dalam UUD 1945 yang berasaskan Pancasila; dan mengharapkan doa para santri agar kehidupan pesantren lebih baik lagi dan juga masyarakat Indonesia .

Pada kesempatan itu, Koordinator Sekber Kuning Ijo Biru (KIB) sekaligus Ketua Umum (Ketum) Forum Kabah Membangun (FKM), Habil Marati yang turut hadir menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara perkumpulan para kiai tersebut.

"Apresiasi yang tinggi acara apalagi yang hadir bukan Kiai kaleng-kaleng, melainkan Kiai yang miliki Pesantren besar di Jateng dan Jatim. Dengan sosok Anies yang berhasil membangun Jakarta, dapat menular ke Indonesia jika kelak jadi presiden," kata Habil Marati.

Acara yang berlangsung selama tiga jam ini, ikuti kurang lebih oleh 56 kiai pimpinan Pondok Pesantren dari Sragen, Pati, Kudus, Surabaya, Malang, Banyuwangi, dan lainnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya