Berita

Sekretaris Jenderal PKS, Aboe Bakar Al Habsyi (kiri)/RMOL

Politik

PKS Pasrah jika Pilpres 2024 hanya Dua Paslon

SABTU, 25 FEBRUARI 2023 | 08:11 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemilihan Presiden 2024 diharapkan bisa menghadirkan lebih dari dua pasang calon presiden dan calon wakil presiden agar pilihan masyarakat lebih beragam.

Namun demikian, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap akan pasrah jika Pilpres 2024 hanya kembali menyuguhkan dua pasang seperti Pilpres 2019 lalu.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal PKS, Aboe Bakar Al Habsyi dalam mencermati dinamika koalisi yang dibangun partai politik peserta pemilu 2024.


Aboe Bakar mengatakan, PKS yang berada dalam Koalisi Perubahan bersama Nasdem dan Demokrat menginginkan adanya perubahan dalam Pemilu mendatang.

Salah satu perubahan yang diinginkan yakni munculnya tiga kandidat pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang akan bertarung di 2024.

Namun, jika nantinya koalisi besar terbangun dan hanya memunculkan dua poros, PKS akan pasrah dan menghadapinya dengan bahagia.

"Kalau memang ternyata ditakdirkan oleh Allah terjadi dua pasang, kita hadapi dengan suasana enjoy berkeluarga, bersaudara, demi kepentingan NKRI. Setuju?" tegas Aboe Bakar, Jumat (24/2).

Sejauh ini, ada tiga koalisi partai politik yang sudah memperkenalkan diri kepada publik. Selain Koalisi Perubahan yang sudah mendukung bacapres Anies Baswedan, ada Koalisi Indonesia Bersatu yang diisi Golkar, PPP, dan PAN. Lalu ada Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya antara PKB dan Gerindra.

Sementara itu, PDI Perjuangan sebagai partai pemenang pemilu 2019 belum menentukan sikap, apakah akan bergabung dengan koalisi yang ada atau memajukan capres-cawapres sendirian tanpa koalisi dari parpol lain.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya