Berita

Ketua Badan Pemenangan Pemilu Pimpinan Nasional (Bapilu Pimnas) PKN, Bona Simanjuntak/Ist

Politik

Besok PKN Umumkan Mantan Menteri Megawati Gabung jadi Kader

SENIN, 20 FEBRUARI 2023 | 15:48 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Anggota dan/atau pengurus menjadi salah satu kekuatan partai politik (parpol) dalam berkontestasi di Pemilu Serentak 2024. Seperti yang dilakukan parpol pendatang baru, salah satunya Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), yang mendapat bekas pejabat sebagai anggotanya.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu Pimpinan Nasional (Bapilu Pimnas) PKN, Bona Simanjuntak mengatakan, pihaknya mendapatkan seorang bekas menteri Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri sebagai anggota parpol.

“Di tingkat nasional ada tokoh nasional yang juga mantan menteri yang akan bergabung dengan PKN. Tokoh ini merupakan orang yang pernah duduk dalam kabinet gotong royong,” ujar Bona dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/2).


Menurutnya, bergabungnya sosok mantan menteri Presiden Megawati yang belum mau dia ungkap itu, diyakini akan memberikan dampak ikutan terhadap keterpilihan PKN.

“Ini sejalan dengan konsep PKN yakni gotong royong dan berdikari,” sambungnya menuturkan.

PKN sendiri, lanjut Bona, membuka diri bagi siapapun untuk bergabung dengan parpol baru ini yang telah resmi menjadi peseta Pemilu Serentak 2024.

“Di PKN konsep gotong royong dan 'programme driven' menjadi kekuatan utama dalam membangun partai politik modern yang mampu membangkitkan kejayaan bumi Nusantara menuju Indonesia unggul,” katanya.

Maka dari itu, Bona memastikan pengumuman seorang mantan menteri Kabinet Gotong Royong yang dipimpin Presiden Megawati itu akan diumumkannya dalam jumpa pers besok.

“Siapa tokoh nasional yang akan bergabung? Besok, Selasa 21 Februari 2023 pukul 16.00 WIB (akan diumumkan),” demikian Bona menambahkan.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya