Berita

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid/Net

Politik

Minta MK Konsisten Soal Sistem Proporsional Terbuka, HNW: Putusan Bersifat Final dan Mengikat

SELASA, 14 FEBRUARI 2023 | 01:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Mahkamah Konstitusi (MK) diharapkan dapat konsisten dengan keputusannya pada 2008, yang mengubah sistem proporsional tertutup menjadi terbuka.

Permintaan itu disampaikan Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW), yang mendorong sistem proporsional terbuka atau coblos caleg tetap dipakai pada Pemilu 2024.

"Saya mendukung MK konsisten dengan keputusannya. Keputusan MK itu sesuai dengan konstitusi bersifat final dan mengikat. Dan MK pada tahun 2008 sudah membuat keputusan, mengubah sistem tertutup ke terbuka. Keputusan itu masih berlaku," ucap HNW di Jakarta, Senin (13/2).


HNW merasa heran MK menyidangkan kembali sistem pemilu. Menurut dia, seharusnya MK mempertanyakan legal standing kepada pihak yang mengajukan gugatan.

"Harusnya kalau itu ditanyakan, ini enggak bisa disidangkan, mengapa? Karena yang mempunyai legal standing adalah partai politik, karena parpol lah peserta pemilu. Individu enggak mempunyai legal standing di sini," jelasnya.

Untuk itu, HNW meminta MK konsisten. Sehingga sistem proporsional terbuka tetap digunakan pada Pemilu 2024.

"Sekali lagi saya berpendapat, sebaiknya MK konsisten saja dengan keputusannya sendiri. Dan keputusan MK itu masih berlaku, bersifat final sangat mengikat," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya