Berita

Partai Buruh /Ist

Politik

Rapatkan Barisan, Aliansi Buruh Jabar Optimistis Partai Buruh Raih Sukses pada Pemilu 2024

SENIN, 13 FEBRUARI 2023 | 05:23 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Datang sebagai partai baru dan lolos mengikuti kontestasi politik Pemilu Serentak 2024, Partai Buruh yakin dapat meraih hasil positif.

Optimisme muncul dikarenakan berbagai federasi tingkat nasional, Serikat Buruh termasuk Serikat Petani Indonesia, telah satu suara memenangkan Partai Buruh. Di Jawa Barat, sedikitnya 18 serikat pekerja atau serikat buruh telah tergabung dalam Aliansi Buruh Jabar.

Koordinator Aliansi Buruh Jabar, Ajat Sudrajat mengatakan, melihat antusiasme para serikat dan federasi, dirinya sangat optimistis Partai Buruh akan berbicara banyak pada Pemilu 2024. Apalagi dirinya sebagai koordinator, akan siap turun langsung untuk memenangkan Partai Buruh, khususnya di Jabar.


"Aliansi Buruh Jabar siap mendukung Partai Buruh. Saya menunggu SK turun dari Pak Parno (Ketua Exco Provinsi Jabar), dan jika sudah turun, saya siap memenangkan Partai Buruh Jawa Barat," ucap Ajat di V & Residence Hotel, Bandung, Jawa Barat, Minggu (12/2).

Ditegaskan Ajat, dalam 'Rapat Akbar Persatuan Buruh se-Provinsi Jawa Barat', dirinya menyaksikan langsung, federasi dan serikat buruh, telah berhasil menyingkirkan ego-ego sektoral yang selama ini kerap menjadi penghambat persatuan gerakan buruh.

Oleh karenanya, dirinya berkeyakinan penuh, Partai Buruh akan menjadi partai besar dalam Pemilu 2024.

"Saya melihat di nasional hampir seluruh federasi dan serikat sudah bergabung dengan Partai Buruh. Kita doakan Partai Buruh menjadi partai besar, dalam Pemilu 2024," paparnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Lanjut Ajat yang merupakan Ketua DPD SBSI '92 Jabar memaparkan, wilayah Jabar sangat berpotensi dan akan menjadi lumbung suara bagi partai bernomor urut 6 tersebut. Sebab, Jabar diyakini memiliki total 20 juta manusia, yang notabene berasal dari kelas pekerja.

"Hanya dengan modal semangat, kita harus bisa meraih suara sampai dengan target 4 juta, dari 20 juta buruh di Jabar. Tidak ada yang tidak bisa. Kita pasti bisa, dengan syarat hilangkan ego sektoral," tegasnya.

Mengingat banyaknya partai politik yang berseberangan dengan kebijakan rakyat, dia menegaskan, masyarakat Indonesia jangan memberikan pilihan kepada partai yang tidak berkeadilan apalagi partai tersebut secara terang-terangan mendukung lahirnya Omnibus Law.

"Instruksikan kepada seluruh masyarakat, bahwa jangan pilih partai yang mendukung Omnibus Law," katanya.

Dengan telah diadakannya Rapat Akbar Persatuan Buruh se-Provinsi Jawa Barat, dia mengharapkan, seluruh serikat pekerja ke depannya dapat menggabungkan tekad dan suara demi Partai Buruh. Sehingga dengan satu seruan, satu komando, maka diyakini Partai Buruh akan keluar sebagai pemenang.

"Jika gabungan tekad dan suara Partai Buruh satu komando, maka bukan tidak mungkin Partai Buruh akan menjadi pemenang," tuturnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya