Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dalam Satu Malam, Militer Ukraina Hancurkan 20 Drone Buatan Iran yang Diluncurkan Rusia

MINGGU, 12 FEBRUARI 2023 | 06:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dua puluh drone buatan Iran yang diluncurkan pasukan Rusia berhasil dihancurkan oleh pasukan Ukraina.

CNN pada Sabtu (11/2) mengutip pernyataan dari pejabat pertahanan Ukraina yang menginformasikan bahwa Angkatan Udara Ukraina menghancurkan 20 kendaraan udara tak berawak Shahed-136 buatan Iran yang diluncurkan oleh pasukan Rusia dari pantai timur Laut Azov sepanjang Jumat sore hingga tengah malam ((10/2).

Sirene serangan udara terdengar di Kyiv tak lama setelah serangan diluncurkan. Drone terlihat di atas Kremenchuk, dan dilaporkan menuju ke Cherkasy dan Kyiv, mengikuti jalur Sungai Dnipro.


Namun, ada laporan bahwa rudal pertahanan udara ditembakkan di Oblast sekitar 30 menit kemudian, dan lima menit setelah itu orang-orang di ibukota Kyiv juga melaporkan mendengar ledakan.

Peringatan serangan udara diumumkan di sebagian besar wilayah Ukraina dan sistem pertahanan udara terdengar di banyak tempat.

Selama serangan itu, drone Rusia menghantam tiga fasilitas energi di Oblast Dnipropetrovsk, menyebabkan kerusakan yang signifikan.

Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina dalam sebuah pernyataan pada Sabtu mengatakan, Rusia juga meluncurkan 106 rudal dalam gelombang serangan besar-besaran di seluruh negeri pada Jumat, "terutama pada infrastruktur sipil," katanya.  

Iran telah memberi Rusia ratusan drone  untuk digunakan dalam perangnya di Ukraina, banyak di antaranya telah menargetkan jaringan listrik dan fasilitas energi Ukraina hingga efek yang menghancurkan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya