Berita

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani/Net

Politik

Luruskan Tudingan Andre Rosiade, Demokrat: Pada Jajaran Pemerintahan Terbawah Saja Anies Telah Berpamitan

JUMAT, 10 FEBRUARI 2023 | 03:57 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Sikap Anies Baswedan yang tidak secara terbuka berterima kasih pada Prabowo Subianto disayangkan oleh Andre Rosiade. Politisi Gerindra itu menyayangkan sikap Anies yang tidak berterima kasih ke Prabowo sebelum jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta berakhir.

Andre melayangkan kritik itu bukan tanpa alasan. Di mata Andre, Anies tidak akan menjadi Gubernur DKI Jakarta tanpa ada dukungan politik dari Ketua Umum Partai Gerindra.

Merespons hal itu, Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani turut berkomentar.


Ia menilai, tudingan Andre Rosiade yang mencoba membangun persepsi seolah Anies adalah pribadi yang tidak tahu berterimakasih dan tak menghargai budi baik Prabowo sudah ditepis oleh Geisz Chalifa dan diterangkan dengan jelas.

Dikatakan Kamhar Lakumani, jangankan kepada Prabowo yang telah menjadi pembuka jalan Anies menjadi Gubernur DKI, bahkan kepada jajaran yang berada di struktur Pemerintahan DKI Jakarta terbawah pun Anies telah berpamitan.

"Dan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan dan kebersamaan dalam menjalankan roda pemerintahan," demikian kata Kamhar, Kamis (9/2).

Kamhar melihat, penggiringan opini itu nampak serius karena seolah-olah ada perjanjian bahwa Anies tidak akan maju Pilpres jika Pak Prabowo masih maju. Padahal, Jubir Anies Baswedan  Sudirman Said sudah jelas mengatakan bahwa kesepakatan tersebut berlaku dalam kurun waktu saat menjabat sebagai Gubernur.

"Ini telah ditunaikan dan dilunasi, Mas Anies menuntaskan tugasnya satu periode penuh, tak tergoda untuk maju pada Pilpres 2019 yang lalu," demikian Kamhar menekankan.

Dalam pandangan Demokrat, publik pasti bisa memahami apa yang mendasari perjanjian itu dilakukan. Pada tahun 2014 silam, Jokowi yang dibantu Prabowo maju Pilgub DKI dan mengatakan tidak akan maju Pilpres ternyata kemudian menjadi pesaing dan mengalahkan Pak Prabowo pada Pilpres.

"Jadi sangat berbeda antara Mas Anies dan Pak Jokowi. Jadi kami mengajak semuanya untuk untuk moveon dan fokus menatap ke depan," pungkas Kamhar.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya