Berita

Anak sapi yang baru lahir di sebuah peternakan di Daerah Otonomi Ningxia Hui, China/Global Times

Dunia

Kurangi Impor, Ilmuwan China Berhasil Kloning Tiga Sapi Super

KAMIS, 02 FEBRUARI 2023 | 19:07 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Para ilmuwan China berhasil mengkloning tiga sapi super untuk pertama kalinya. Mereka bisa menghasilkan susu melimpah untuk mengurangi ketergantungan pasar pada sapi perah impor.

Dimuat 9News pada Kamis (2/2), sapi super itu dikloning dari ras Holstein Friesian, sapi produktif asal Belanda, yang terkenal akan kemampuannya dalam menghasilkan 18 ton susu per tahun, atau 100 ton susu seumur hidupnya.

Para ilmuwan di Northwest University of Agricultural and Forestry Science and Technology China yang mengambil sampel dari satu telinga sapi super dan menggunakannya untuk membuat kloning.


Salah satu ilmuwan, Jin Yaping, menyebut kelahiran sapi super ini merupakan terobosan baru yang memungkinkan China untuk dapat mengawetkan sapi-sapi terbaiknya dengan cara yang layak secara ekonomi.

Sebab, hanya lima dari 10 ribu sapi di China yang dapat dikategorikan sangat produktif. Sehingga upaya kloning ini dianggap sebagai terobosan yang tepat untuk meningkatkan produksi susu di China secara besar-besaran.

Upaya kloning ini juga dilakukan ilmuwan untuk mengurangi ketergantungan terhadap sapi impor yang tercatat telah menembus ke angka 70 persen.

Jin mengatakan pihaknya berencana untuk melakukan kloning demi menghasilkan 1.000 sapi super dalam kurun waktu 2-3 tahun ke depan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya