Berita

Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal memperlihatkan barang bukti narkoba jenis sabu hasil pengungkapan/Ist

Presisi

Polda Riau Tembak Mati Penyelundup Sabu Seberat 276 Kilogram

RABU, 01 FEBRUARI 2023 | 20:26 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jajaran Polda Riau berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 276 kilogram. Lima pelaku berhasil ditangkap, satu diantaranya tewas ditembak mati lantaran melawan saat hendak diamankan.

Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal menyampaikan, para pelaku berusaha mengelabuhi petugas dengan menyimpan sabu di dalam tumpukan buah kelapa yang ditutup terpal biru yang diangkut lewat mobil bak terbuka.

"Barang bukti yang berhasil diamankan 14 karung plastik warna hitam berisikan 276 bungkus narkotika jenis sabu seberat 276 kg. Kemudian uang tunai Rp136 juta dan sebagainya," kata Iqbal saat menyampaikan keterangan pers di Mapolda Riau, Rabu (1/2).


Penangkapan ini, Iqbal mengurai, dilakukan pada Minggu lalu (29/1) oleh Tim Opsnal Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Riau yang melakukan penyelidikan terhadap target operasi (TO) di sekitar Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru karena diperoleh informasi TO sedang berada di SPBU.

Hasil penyelidikan, TO menggunakan kendaraan R4 jenis colt diesel L300 warna hitam yang diparkir di rest area SPBU. Setelah dilakukan pemantauan, TO kemudian datang mendekati kendaraan Clot L300 tersebut dan mengemudikannya.

"Tak membuang waktu, tim langsung melakukan penyergapan dan menangkap pengemudi tersebut bernama GUS," ungkap Iqbal.

Usai ditangkap, GUS mengaku di bawah tumpukan kelapa muatan kendaraan tersebut tersimpan 14 kantong plastik besar berisi sabu. Barang haram itu rencananya akan diserahkan kepada seseorang di Jalan Rambutan 3 Sidomulyo Timur Marpoyan Damai Pekanbaru.

"Berdasar pengakuan GUS tersebut, tim melakukan control delivery. Dan ternyata benar, ada 1 unit kendaraan R4 Toyota Innova silver nopol L 1478 GJ mendekati kendaraan Colt Diesel L300. Tak membuang waktu Tim langsung melakukan penyergapan," ujarnya.

Menurut mantan Kadiv Humas Polri itu, para pelaku sempat melawan dengan menabrakkan kendaraannya ke arah petugas. Tim berkali-kali memberikan tembakan peringatan dan memerintahkan para pelaku untuk menyerahkan diri, namun tidak diindahkan dan membahayakan nyawa petugas.

Oleh karenanya, petugas melakukan tindakan tegas. Satu tersangka bernama FIR tewas ditembak. Selanjut tim menangkap 3 tersangka lainnya yakni SUP, BUD, dan DIL.

Para tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) jo psal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU No 35/2009 tentang Narkotika. Ancaman pidana hukuman mati, seumur hidup ataupun paling lama 20 tahun penjara.

Iqbal mengajak semua elemen masyarakat untuk mengantisipasi dan menghentikan peredaran barang haram itu. Jenderal bintang dua itu juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kinerja team Direktorat Reserse Polda Riau yang dipimpin Kombes Yoss Guntur.


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya