Berita

Tujuh merek asal Indonesia akan tampil di New York Fashion Week ( NYFW) di New York, Amerika Serikat/Ist

Publika

KAMI. & BAMED Menuju New York Fashion Week

RABU, 01 FEBRUARI 2023 | 12:17 WIB | OLEH: ILHAM BINTANG

MENTERI Perdagangan Zulkifli Hasan Selasa (31/1) melepas keberangkatan tujuh brand fashion asal Indonesia menuju New York Fashion Week ( NYFW) di New York, Amerika Serikat.

Tahun ini, ajang pekan mode bergengsi di dunia itu akan berlangsung 9-14 Februari. Sesuai agenda, tujuh brand Indonesia akan meluncur di runway NYFW pada tanggal 13 Februari sebagai bagian dari Indonesia Now.

Tujuh jenama (brand) dimaksud adalah Kami., Buttonscarves, Zeta Privé, AM by Anggiasari, Lenny Hartono, Nada Puspita, dan Ayu Dyah Andari x BT Batik Trusmi. Di-support oleh Bamed yang merupakan klinik kesehatan keluarga Indonesia. Kami., salah satu dari jenama itu, membawa koleksi Charaka yang terinspirasi dari kekayaan lokal, yaitu Kain Tapis Lampung. Rombongan Kami akan berangkat Kamis (2/2) pagi menuju New York.


Pekan Mode New York merupakan pagelaran pekan mode yang diselenggarakan pada bulan Februari dan September setiap tahunnya di New York City, Amerika Serikat. Pekan mode ini merupakan salah satu dari "empat besar" pekan mode yang diselenggarakan di dunia (bersama dengan Paris, London, dan Milan).

Dikutip dari media digital Slate, pekan mode (fashion week) biasanya berlangsung setiap musim, seperti gugur, semi, dingin, dan panas. Dalam ajang tersebut, para desainer akan mempersembahkan koleksi terbaru mereka untuk dipamerkan di depan pers, pembeli ritel, ataupun kritikus fesyen.

Bahasa Jepang


Tiga sekawan sedari SMA, Istafiana Candarini, Nadya Karina, dan Afina Candarini, membangun merek baju muslim Kami. sejak 2009, meyakini NWFW merupakan panggung efektif untuk memasarkan produk mereka ke dunia internasional. Setelah berbincang dengan sahabat SMA yang lain, dr. Ratu Abigail Audity, BMedSc., MSi., yang merupakan founder Bamed, setuju untuk men-support Kami. tampil di Pekan Mode di AS itu.

Nama “Kami.” berasal dari bahasa Jepang yang berarti “Tuhan.” Sejak 2009, bertahun-tahun Kami. menciptakan koleksi kecil, seperti kalung dan selendang lalu berkembang menjadi koleksi baju dan celana siap pakai yang diminati.

Kami. telah membuktikan eksistensinya di pasar global dengan mengikuti fashion show internasional di Korea, Fashion Kode 2018 di S-Factory, Seoul.

Dengan 25 butik yang tersebar dari Sumatera sampai Sulawesi dan 4 butik yang direncanakan tahun ini termasuk salah satunya di Kuala Lumpur, Malaysia, Kami. membuktikan eksistensinya di dunia muslim/modest fashion Indonesia. Pertumbuhan 40-60% per tahun, membuat Kami. menjadi salah satu brand modest yang memang diminati pecinta fashion Tanah Air, bahkan muslimah Asia Tenggara.

Sejalan dengan cita-cita Indonesia untuk menjadi pusat fashion modest dan muslim dunia. "New York Fashion Week 2023 menjadi target baru Kami. demi mewujudkan cita-cita bersama tersebut. Diharapkan para modest dan muslim fashion dari seluruh dunia akan melirik acara berskala internasional ini, dan akan meningkatkan perhatian mereka terhadap modest dan muslim fashion Indonesia," kata Afina Candarini.

"Semangat kawan-kawan untuk meletakkan busana muslim dalam peta mode dunia itulah yang kami support," ujar Audy, panggilan akrab dr. Ratu Abigail Audity yang bersama dr. Yassin Yanuar Mohammad, SpOG, SubSpFER, MSc, yang mengelola Bamed, akan menyertai rombongan Kami..

Bamed belakangan memang memberi perhatian dan dukungan kepada talenta-talenta muda Indonesia yang berbakat di berbagai bidang.

Di Pekan Mode New York, Kami. akan memperagakan 10 koleksi terbaru mereka. Seperti disebut di awal koleksi yang mereka bawa ke Amerika Serikat bertema Charaka yang terinspirasi dari kekayaan lokal, Kain Tapis Lampung.

Garis kain itu bersih dan rapi membentuk siluet dengan pendekatan modern. Ditambah, bentuk geometris diterjemahkan ke dalam pola dan sulaman  menggunakan teknik anyaman yang biasa digunakan oleh seniman lokal di Sumatera Selatan untuk memproduksi Tapis. Kain Tapis disakralkan karena berhubungan dengan kehidupan, baik lingkungan maupun Sang Pencipta Alam Semesta.  

Sejak Perang Dunia II

Pekan Mode New York adalah pagelaran pekan mode yang diselenggarakan pada bulan Februari dan September setiap tahunnya di New York City, Amerika Serikat. Pekan mode ini adalah salah satu dari "empat besar" pekan mode yang diselenggarakan di dunia (bersama dengan Paris, London, dan Milan).

Pekan Mode New York (yang awalnya disebut "Press Week") adalah pekan mode yang pertama kali diselenggarakan di dunia. Mulai diselenggarakan pada tahun 1943, pagelaran ini dimaksudkan untuk mengalihkan perhatian industri mode Amerika dari mode Prancis selama Perang Dunia II, di mana pada saat itu para pekerja mode tidak bisa berangkat ke Paris untuk menyaksikan peragaan busana Prancis.

Publisis mode Eleanor Lambert kemudian menyelenggarakan sebuah acara yang dinamainya "Press Week" untuk memeragakan busana-busana rancangan desainer Amerika kepada jurnalis mode, yang sebelumnya mengabaikan karya-karya mereka. Press Week ini sukses, dan majalah-majalah seperti Vogue – yang awalnya berkiblat pada mode Paris dan London – mulai menampilkan karya-karya desainer Amerika.

Pada awalnya, pagelaran Pekan Mode New York diselenggarakan di Bryant Park, tetapi sejak 2009 dipindahkan ke Lincoln Center. Pada tahun 2009, pagelaran ini dinamai Pekan Mode Mercedez-Benz untuk alasan sponsor.

Penyelenggara resmi Pekan Mode New York sejak 1962 adalah The Council of Fashion Designers of America (CFDA) merupakan lembaga asosiasi industri mode Amerika Serikat.  Tahun lalu (berlangsung 9 - 14 September) karena bertepatan dengan ulang tahun ke 60 CFDA pagelaran berlangsung sangat meriah.

Sekitar 100 desainer smempresentasikan koleksi terbarunya, yakni Spring/Summer 2023 di runway New York Fashion Week, dibuka dengan show dari Proenza Schouler dan ditutup dengan runway show Tom Ford.

Selain peragaan busana dan karya desainer, juga paling ditunggu dari pekan mode adalah kehadiran para selebriti dunia yang sedang naik daun. Begitu selalu NYFW. Di dalam kegiatan fashion dunia yang sangat meriah itulah desainer Indonesia akan tampil merebut perhatian.

Penulis adalah Wartawan Senior

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya