Berita

Anies Baswedan saat berkunjung ke Lombok, Nusa Tenggara Barat/Ist

Nusantara

Pilih Potensi Kemenangan, PKS Tak Mau Egois Tentukan Pendamping Anies Baswedan

SELASA, 31 JANUARI 2023 | 00:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap berpegang pada sikap untuk tidak egois pada penentuan bakal calon wakil presiden yang akan disandingkan dengan Anies Baswedan pada Pemilu Serentak 2024.

Begitu dikatakan Wakil Ketua Bidang Pembinaan Wilayah Banten Jawa Barat Jakarta (Banjabar) PKS, Karyatin Subiyantoro. Dia menegaskan, keputusan akan diambil sejalan dengan keputusan pusat.

"Kalau PKS, memang awal kita mendorong kader untuk maju menjadi wapres, tetapi kita tidak pernah egois untuk menyodorkan di mana potensi kemenangan itu tidak bisa ditentukan oleh kita saja, tapi semuanya," kata Karyatin dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (30/1).


Karyatin mencontohkan, saat PKS berkoalisi dengan Partai Gerindra pada Pemilu 2019. PKS menyodorkan Salim Segaf Al-Jufri untuk maju sebagai cawapres Prabowo.

Namun kala itu, Prabowo lebih memilih Sandiaga Uno untuk cawapresnya. Hal ini tidak dipermasalahkan PKS untuk kesatuan dan kebersamaan dalam mencapai kemenangan.

"Kita terus komunikasi secara bilateral, komunikasi dua arahlah, tidak mentang-mentang sendiri. Jangankan dengan Demokrat dan Nasdem, dengan yang lainnya kita tetap melakukan komunikasi," katanya.

"Karena komunikasi politik itu kan sejatinya sangat dinamis. Kalau sekarang bersebarangan secara politik tapi di dalam komunikasikan akhirnya bersatu," pungkasnya.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

UPDATE

Anomali Hukum Acara Pidana dalam Kasus Mantan Jampidsus

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:14

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Alat Negara

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:04

Gejolak Iran-AS Perpanjang Krisis Energi Global, Indonesia harus Belajar dari India

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:41

Hotman Paris Harus Percaya Diri, Tak Perlu Bawa Presiden di Kasus Febri Ardiansyah

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:17

Jerat Kemiskinan

Minggu, 19 Juli 2026 | 20:37

Polda Jateng Diminta Profesional Tuntaskan Sengkarut Proyek SMKN 1 Lumbir

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:57

Polisi Gelar Patroli Nobar Final Argentina vs Spanyol

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:22

KPK Usul Negara Biayai Alat Kampanye Pemilu

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:35

Wamenaker Ingin Sinergi SP Pegadaian dan Manajemen jadi Role Model BUMN Lain

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:05

Gerindra Tegaskan Prabowo Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:53

Selengkapnya