Berita

Makan malam di Wisma Duta Madrid bersama peserta pameran FITUR/Net

Global

Makan Malam bersama Peserta Expo FITUR, Dubes Najib: Kami Mendengarkan Saran dan Berbagi Harapan tentang Pariwisata Indonesia

RABU, 25 JANUARI 2023 | 09:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kedutaan Besar Indonesia di Madrid mengundang peserta pameran pariwisata internasional Expo FITUR untuk menikmati makan malam bersama Duta Besar Indonesia untuk Spanyol, Muhammad Najib.

Acara makan malam diselenggarakan di hari terakhir pameran, Minggu (22/1) . Dubes Najid mengatakan, farewell dinner dimanfaatkan untuk saling berbagi cerita dan diskusi mengenai dunia pariwisata ke depan. Selain peserta pameran, ada beberapa perwakilan Eropa yang datang menghadiri acara makan malam tersebut.

Pameran pariwisata internasional FITUR diselenggarakan di Madrid mulai 18 hingga 22 Januari 2023.  FITUR adalah acara tahunan bagi para profesional pariwisata dunia dan pameran perdagangan terbesar.


"Selama diskusi sambil makan, saya menangkap banyak sekali yang menarik," kata Dubes Najib dalam videonya di saluran  YouTube Wisma Duta Madrid yang diposting pada Rabu (25/1).

Hal yang menarik yang ia maksud adalah bagaimana fitur ke depan itu bisa dipersiapkan lebih baik lagi. Pameran FITUR kali ini dilakukan pasca pandemi Covid sehingga menurutnya tanpa persiapan maksimal.

Pemerintah, khususnya Kemenparekraf dan juga departemen-departemen nampak belum siap menghadapi FITUR  kali ini.

"Nah lebih dari itu banyak sekali gagasan-gagasan saran-saran terkait bagaimana meningkatkan daya tarik pariwisata Indonesia. Karena sebetulnya secara alami kita memiliki  banyak sekali daya tarik, baik  alamnya, budayanya, berbagai bentuk seni, serta daya tarik dalam kuliner, yang bisa kita kembangkan semuanya. Kelihatannya kita tertinggal dalam masalah kemasan dibanding sejumlah negara lain. Juga strategi promosinya," ungkap Dubes Najib.

Diskusi selama makan malam menjadi masukan yang positif untuk perkembangan dunia pariwisata Indonesia ke depannya.

Pariwisata Indonesia tidak lepas dari keindahan Pulau Bali. Turis dari berbagai dunia banyak yang memilih Bali, namun beberapa mengeluhkan kendala penerbangan ke pulau tersebut. Hal ini disampaikan oleh Cetin Cand dari K-Club Ubud.

" Pertama-tama saya ingin mengucapkan terimakasih kepada Duta Besar Indonesia yang telah menjamu kami dan telah mendengarkan kami setelah mengikuti pameran travel FITUR di Madrid yang merupakan salah satu yang terbesar di Dunia," katanya.

"Kami dengar dan rasakan dari para tamu kami di pameran tentang ketersediaan penerbangan dari Eropa ke Indonesia khususnya ke Bali sebagai tujuan liburan terpenting dan salah satu tujuan liburan terbaik di dunia. Hal yang juga kami bicarakan dengan para maskapai di pameran ini adalah membuat alternatif ke Bali, wisatawan bisa melalui Jakarta dan transit di Jakarta kemudian menggunakan maskapai domestik menuju Bali. Tapi sayangnya tidak ada penerbangan setelah semua kedatangan internasional di Jakarta yang akan membawa mereka ke Bali," katanya.

Ia ingin meminta maskapai domestik untuk membuat jadwal penerbangan sekitar pukul 9 sampai 9.30 malam Jakarta-Denpasar agar semua wisatawan internasional yang tiba di Jakarta pada pukul 6 - 6.30 malam dapat melanjutkan penerbangan pada pukul 9 sampai 9.30 malam menuju Denpasar.

"Saya rasa hal itu akan memberikan dampak yang besar pada kedatangan turis ke Bali," katanya.

Norberto Rodriguez, General Manager Come2Indonesia, yang juga hadir dalam acara makan malam, berharap akan lebih banyak lagi orang Spanyol yang datang berlibur ke Indonesia. Untuk itu ia berharap pemerintah Indonesia bisa lebih mendukung promosi pariwisata ke berbagai belahan dunia.

Sementara Toni Granados, Director Experience Toni Bali, menyampaikan harapannya bahwa ke depannya Indonesia akan lebih banyak mendapat kunjungan dari wisatawan.  

"Ini adalah FITUR yang luar biasa dan penuh dengan pengunjung. Selama empat hari dengan rekan-rekan yang memiliki visi sama. Kami yakin tahun 2023 akan sangat ramai pengunjung di Indonesia dan kami di masa depan ingin memiliki pemandu wisata yang bisa berbahasa Spanyol lebih banyak lagi untuk memberikan perjalanan yang menyenangkan untuk para wisatawan," katanya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya