Berita

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi/Net

Politik

Jangan Gara-gara Ganjar, Hubungan Keluarga Guntur dan Megawati Terbelah

SELASA, 24 JANUARI 2023 | 11:21 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Hubungan keluarga besar Bung Karno jangan sampai terbelah hanya karena Guntur Soekarnoputra ingin mendukung Ganjar Pranowo. Karena Ganjar tidak dapat diharapkan menjadi pemimpin Indonesia kalau melihat angka kemiskinan di wilayah Jawa Tengah yang dipimpinnya masih tinggi.

"Jangan karena faktor Ganjar bikin Guntur dan Mega pecah. Jangan gara-gara Ganjar, hubungan keluarga Guntur Soekarnoputra dan Megawati Soekarnoputri terbelah," ujar Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (24/1).

Muslim lantas mempertanyakan sumbangsih Guntur terhadap bangsa, sehingga sampai mengadu domba keluarga Soekarno.


"Publik tahu siapa di belakang Ganjar, tidak dapat dipungkiri Jokowi dan oligarki berada di belakang Ganjar," tegas Muslim.

Selain itu, Muslim juga mempertanyakan prestasi Ganjar selama dua periode menjabat Gubernur Jawa Tengah.

"Pimpin Jateng dua periode saja apa prestasinya? Selain tingginya angka kemiskinan, malapetaka Waras dan Kendeng, rendahnya gaji buruh, banjir dan rob yang tidak bisa teratasi. Kok bisa karena faktor Ganjar memecah belah trah Soekarno?" pungkas Muslim.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya