Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Hari Ketiga, 145 Penumpang Kapal Terbalik di Kongo Masih Dinyatakan Hilang

JUMAT, 20 JANUARI 2023 | 08:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sekitar 145 penumpang sebuah perahu bermotor yang terbalik di sebuah sungai di Provinsi Equateur, barat laut Kongo, masih belum ditemukan hingga Kamis (19/1) waktu setempat.

Kepala kelompok masyarakat sipil Equateur, Jean-Pierre Wangela mengatakan bahwa kapal nahas itu sedang menuju ke Lilanga di negara tetangga Republik Kongo ketika tenggelam di Sungai Lulonga, dekat kota Basankusu pada Selasa malam.

“Perahu itu penuh dengan orang dan barang. Itu terbalik sekitar tengah malam menyebabkan kerugian manusia. Ada sekitar 200 orang di dalamnya,” kata Wangela pada Kamis, seperti dikutip dari AFP, Jumat (20/1). Ia menambahkan bahwa sekitar 55 orang selamat dari bencana tersebut.


Wangela mengecam buruknya sarana transportasi di provinsi tersebut yang menurutnya membuat warga tidak punya pilihan.

“Tidak ada alat transportasi lain saat ini di provinsi kami dan di sini di wilayah Basankusu,” ujarnya.

Tenggelamnya kapal yang menyebabkan puluhan korban jiwa sangat umum terjadi di bagian terpencil Kongo, di mana perjalanan melalui jalan darat terkadang tidak memungkinkan.

Banyak perahu yang kelebihan muatan barang dan orang yang tidak tahu cara berenang.

Lebih dari 40 orang tewas pada bulan Oktober ketika sebuah kapal terbalik di hilir wilayah Wendji-Secli sekitar 20 kilometer (12 mil) barat daya Mbandaka di Equateur.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

UPDATE

Anomali Hukum Acara Pidana dalam Kasus Mantan Jampidsus

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:14

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Alat Negara

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:04

Gejolak Iran-AS Perpanjang Krisis Energi Global, Indonesia harus Belajar dari India

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:41

Hotman Paris Harus Percaya Diri, Tak Perlu Bawa Presiden di Kasus Febri Ardiansyah

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:17

Jerat Kemiskinan

Minggu, 19 Juli 2026 | 20:37

Polda Jateng Diminta Profesional Tuntaskan Sengkarut Proyek SMKN 1 Lumbir

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:57

Polisi Gelar Patroli Nobar Final Argentina vs Spanyol

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:22

KPK Usul Negara Biayai Alat Kampanye Pemilu

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:35

Wamenaker Ingin Sinergi SP Pegadaian dan Manajemen jadi Role Model BUMN Lain

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:05

Gerindra Tegaskan Prabowo Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:53

Selengkapnya