Berita

Representative Images/Net

Dunia

Satu Keluarga Tewas Dibantai, California Janjikan Rp 150 Juta untuk Publik

RABU, 18 JANUARI 2023 | 14:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Lembaga penegak hukum di California menjanjikan hadiah senilar 10 ribu dolar AS atau sekitar Rp 150 juta bagi publik yang mengetahui pelaku atau memiliki informasi yang dapat membantu penyelidikan terkait penembakan satu keluarga di Central Valley.

Pembunuhan tragis yang terjadi pada Senin (16/1) itu dipercaya oleh penyelidik dilakukan dengan sengaja oleh geng atau kartel narkoba yang memang telah menargetkan keluarga tersebut.

Deputi telah melakukan surat perintah penggeledahan terkait narkoba di rumah yang sama baru-baru ini.


Dimuat Reuters pada Rabu (18/1), enam anggota keluarga yang tewas termasuk seorang ibu yang berusia 17 tahun, yang ditembak tepat di kepalanya bersama anaknya yang baru berusia 10 bulan. Serta empat orang lainnya, termasuk nenek berusia 72 tahun.

"Kami percaya gadis 17 tahun dan bayinya benar-benar berusaha lari dari tempat kejadian. Para penembak menghadang dan menembakkan peluru ke kepalanya. Itu disengaja dan mengerikan," kata Sheriff Tulare County Mike Boudreaux dalam konferensi persnya.

Menurut Boudreaux, insiden penembakan sadis ini telah mengejutkan bangsa, daerah, dan negara bagiannya. Polisi kini sedang mencari setidaknya dua tersangka dari kasus ini, yang belum teridentifikasi.

Oleh karena itu, penegak hukum melakukan sayembara ratusan juta rupiah bagi siapapun yang memberikan informasi yang dapat memajukan penyelidikan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya