Berita

Penduduk Kharkiv yang memancing di danau beku di desa Nova Hnylytsya, Ukraina/Net

Dunia

Healing dari Perang, Warga Ukraina Pilih Mancing di Danau Beku

SELASA, 17 JANUARI 2023 | 15:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perang yang sudah berlangsung selama 11 bulan terakhir telah memberikan tekanan berat bagi warga Ukraina, khususnya di wilayah yang menjadi zona pertempuran.

Kendati begitu, selalu ada cara bagi warga untuk menghilangkan rasa takut dan stres. Salah satunya yang dilakukan oleh warga di wilayah Kharkiv, Ukraina bagian timur.

Alih-alih terpuruk dengan kondisi yang ada, masyarakat Kharkiv memilih untuk menghabiskan waktu dengan memancing di danau, seperti dimuat Yeni Safak pada Selasa (17/1).


Terlepas dari suhu dingin hingga minus 10 derajat Celcius, warga yang tinggal di sekitar distrik Chuhuiv melakukan perjalanan ke desa Nova Hnylytsya untuk memancing di danau terdekat yang sudah membeku hingga setebal 15 cm.

"Kami mengalami stres berat selama perang. Memancing membantu saya mengatasi stres," ujar seorang warga bernama Viktor Sergeey, berusia 64 tahun.

Selain membuat perasaannya lebih baik, Viktor menyebut hasil tangkapan ikan tersebut akan membantu keluarganya bertahan hidup di tengah kesulitan ekonomi.

Tidak hanya beda distrik, warga yang tinggal di kota tetangga juga ikut memancing. Seperti Vitaliy Gertsev (50 tahun) dari Kota Balakliya.

Gertsev yang bekerja di pom bensin mengaku kerap ke danau setiap akhir pekan untuk memancing.

"Proses (memancing) ini menjauhkan kita dari stres," ujarnya.

Menurut Gertsev, banyak orang berjuang untuk bertahan hidup di wilayah yang sudah banyak memperoleh serangan dan ledakan bom di mana mana.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya