Berita

Partai Golkar/Net

Politik

Survei Citra Network: Golkar Unggul di Pemilu 2024, Disusul Gerindra dan PDIP

SENIN, 16 JANUARI 2023 | 22:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mayoritas masyarakat lebih suka memilih partai politik daripada nama calon legilatif pada pemilu. Alasannya, karena nama-nama yang banyak membuat masyarakat kebingungan saat menggunakan hak pilih.

"Dari Temuan survei ditemukan bahwa 68,9 persen masyarakat lebih suka memilih Parpol saja saat pemilu legislative dibandingkan nama tokoh yang jadi Caleg Parpol, karena membingungkan masyarakat," ujar Direktur Eksekutif Citra Network Nasional (CNN), Muhammad Dandy dalam rilis survei terbaru, Senin (16/1).

"Sedangkan 20,8 persen lebih suka memilih nama caleg yang dicalonkan Parpol, kemudian selebihnya tidak menjawab," imbuhnya.


Dikatakan Dandy, survei ini juga juga menanyakan, jika dalam Pemilu 2024 untuk pemilihan anggota legislative mengunakan sistim proposional tertutup dengan mencoblos parpol saja , maka parpol mana yang akan dipilih jika pemilu digelar hari ini.

"Hasilnya Golkar dipilih paling banyak yaitu 19,8 persen kemudian diurutan kedua Partai Gerindra 16,4 persen, PDI Perjuangan 14,3 persen," terangnya.

Berikutnya, Demokrat 8,8 persen, PKS 7,2 persen,PKB 6,4 persen, PPP 4,4 persen, Nasdem 4,2 persen dan PAN 2,7 persen sedangkan parpol lainnya di bawah 1 persen dan tidak memilih sebanyak 10,2 persen.

Survei dilakukan sejak 27 Desember 2022-9 Januari 2023. Pengambilan sampel mengunakan metode multistage random sampling dengan jumlah sample 2.200 responden.

Hasil survei ini memiliki margin of error 2,08 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya