Berita

Gambar dari rekaman video ledakan yang terjadi di pabrik kimia, pinggiran Kota Panjin, di provinsi Liaoning, China/Net

Dunia

Ledakan di Pabrik Kimia China Bunuh Dua Orang, 12 Lainnya Hilang

SENIN, 16 JANUARI 2023 | 12:54 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebuah ledakan besar mengguncang pabrik kimia di Kota Panjin, Provinsi Liaoning, China pada Minggu (15/1). Ledakan ini membunuh sedikitnya dua orang, 34 orang terluka, dan 12 orang lainnya masih dalam pencarian.

Mengutip laporan dari pemerintah setempat, Associated Press pada Senin (16/1) menyebut api dan gumpalan asap hitam tebal mengepul dari bagian atas pabrik kimia.

"Petugas pemadam kebakaran telah mengendalikan api dan departemen lingkungan setempat sedang memantau dampak terhadap kualitas udara di daerah tersebut," kata Pemerintah Kabupaten Panshan.


Saat ini penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Namun tampaknya kerusakan akibat ledakan tersebut tidak meluas ke luar pabrik.

Masyarakat setempat menuturkan mereka sempat merasakan kejutan dari ledakan itu.

China sebagai negara kedua dengan ekonomi terbesar di dunia sering kali mengalami kecelakaan industri yang mematikan. Pada tahun 2015, kecelakaan mematikan pernah terjadi di pabrik kimia dengan menewaskan 173 orang.

Atas tragedi tersebut, pemerintah China telah menjanjikan langkah-langkah keamanan yang lebih ketat, namun sampai sejauh ini, ledakan masih sering terjadi hampir setiap tahunnya di pabrik kimia China.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya