Berita

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam/Net

Politik

Ganjar Pranowo jadi Pengangguran Politik, Jika Berpangku Tangan pada PDIP dan Jokowi

MINGGU, 15 JANUARI 2023 | 22:55 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bukan hanya karier politiknya habis karena tidak mendapatkan kendaraan politik pada 2024 mendatang, Ganjar Pranowo diyakini bisa menjadi pengangguran politik karena hanya berpangku tangan dengan PDI Perjuangan dan Joko Widodo.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, Gubernur Jawa Tengah itu tidak mungkin berani meninggalkan Jokowi dan PDIP. Bahkan, Ganjar akan tetap mempertahankan Jokowi dan PDIP karena Ganjar merasa akan tamat karier politiknya dengan atau tanpa PDIP dan Jokowi.

"Jika Ganjar masih dan hanya mengharapkan dukungan Jokowi dan PDIP, bisa jadi karier politiknya habis dan tidak akan mendapatkan kendaran politik pada 2024 yang akan datang," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (15/1).


Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini menilai, Ganjar bisa tidak lagi diterima oleh PDIP jika hanya berpangku tangan terhadap PDIP dan Jokowi untuk masa depan karir politiknya.

"Ganjar bisa jadi pengangguran politik dan bahkan tidak lagi diterima di PDIP jika hanya berpangku tangan dari PDIP dan Jokowi," pungkas Saiful.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya