Berita

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Bulan Bung Karno Diprediksi Jadi Momentum Megawati Berikan Tiket Capres kepada Puan Maharani

KAMIS, 12 JANUARI 2023 | 12:04 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

PDI Perjuangan hingga kini belum mengumumkan nama capres yang akan diusung pada Pilpres 2024. Hal ini dinilai untuk memberikan kesempatan kepada Ketua DPP PDIP Puan Maharani bisa meningkatkan elektabilitas dan pupularitasnya hingga Juni 2023 mendatang.

Indikasi ini terlihat dalam pidato Megawati Soekarnoputri di acara HUT ke-50 PDIP. Saat itu Megawati mengatakan partainya akan menggelar konsolidasi akbar yang melibatkan ribuan kader bertepatan dengan peringatan Bulan Bung Karno pada 1 Juni 2023 di Gelora Bung Karno (GBK).

"Di situlah kemungkinannya Megawati akan memberikan tiket capres kepada Puan Maharani," papar analis komunikasi politik dan militer dari Universitas Nasional (Unas), Selamat Ginting, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (12/1).


Terlebih, kata Ginting, pendaftaran bakal capres ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru bisa dilakukan pada November 2023. Sehingga masih ada waktu sekitar 9 bulan bagi Puan untuk dapat meningkatkan elektabilitas dan popularitasnya.

Menurut dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unas itu, Puan adalah putri mahkota yang dipersiapkan Megawati untuk meneruskan trah Soekarno bersama dengan putra mahkota Prananda Prabowo.

Atas dasar itu, ditambahkan Ginting, kecil kemungkinan Megawati akan memberikan tiket capres kepada Ganjar Pranowo, walau elektabilitas dan popularitasnya cukup tinggi.

"Wajar dan logis jika Mega menyiapkan putri mahkota dan putra mahkota untuk bakal capres maupun meneruskan kepemimpinan di PDIP," demikian Ginting.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya