Berita

Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Jika Jadi Presiden 2024 Megawati Sulit Diintervensi, Termasuk oleh Kekuatan Oligarki

SENIN, 09 JANUARI 2023 | 12:15 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bukan hanya mampu memimpin Indonesia, Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, juga dianggap akan sulit diintervensi oleh siapapun kalau jadi Presiden RI pada 2024. Termasuk oleh kekuatan oligarki.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, jika melihat kemampuan, Megawati sudah dipastikan sanggup memimpin Indonesia. Sebab Megawati sudah membuktikan diri dapat memimpin partai politik (parpol) pemenang pemilu seperti PDIP.

"Kalau dilihat dari segi kemampuan, Megawati sudah tidak perlu diragukan lagi, beliau Ketua Umum PDIP yang merupakan parpol pemenang pemilu, sehingga (kemampuannya) sudah tidak diragukan lagi," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (9/1).


Selain itu. kata akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, jika dibandingkan dengan Joko Widodo dalam hal manajerial kepemimpinan organisasi, Mega sangat jauh lebih matang dan lebih memadai.

"Megawati akan sangat sulit diintervensi oleh siapapun, termasuk misalnya kekuatan oligarki sekalipun. Sehingga ini akan lebih bagus untuk perkembangan Indonesia ke depan," pungkas Saiful.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya