Berita

Pjs Ketua DPW PPP Jabar, Pepep Saeful Hidayat/RMOLJabar

Nusantara

Klaim Kantongi Nama Capres untuk KIB, PPP Jabar Bakal Setorkan ke Pusat

JUMAT, 06 JANUARI 2023 | 05:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masa sosialisasi dan kampanye calon presiden (Capres) untuk Pemilu Serentak 2024 kian dekat. Namun, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digawangi Partai Golkar, PAN, dan PPP belum menentukan kandidat untuk diusung sebagai Capres.

Belum adanya sosok atau figur yang akan dicalonkan KIB pada Pilpres mendatang turut menjadi perhatian kader di daerah. DPW PPP Jawa Barat bahkan berencana mengumpulkan perwakilan alim ulama hingga pengurus partai untuk menghimpun aspirasi mereka.

Pjs Ketua DPW PPP Jabar, Pepep Saeful Hidayat mengatakan, pihaknya akan mengundang beberapa alim ulama, termasuk perwakilan dari kabupaten/kota di Jawa Barat guna membahas mengenai sosok atau figur capres untuk diusung KIB.


"Kita akan dengarkan, seperti apa pandangan dari tokoh masyarakat, alim ulama terhadap sikap yang harus diambil oleh (PPP) Jabar memberikan masukan kepada DPP," kata Pepep di Kantor DPW PPP Jabar, Jalan Pelajar Pejuang Kota Bandung, Kamis (5/1).

Meski para elit partai di KIB belum menentukan kandidat untuk Pilpres 2024, Pepep mengklaim, pihaknya telah mengantongi nama yang akan disodorkan kepada DPP.

Akan tetapi, Pepep tidak mengungkapkan secara gamblang siapa sosok atau kandidat capres yang bakal direkomendasikan DPW PPP Jabar kepada pimpinan pusat.

"Nama (kandidat capres) sudah ada, dan itu akan disetorkan ke pusat," demikian Pepep seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya