Berita

Kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur/Net

Dunia

Indonesia Kutuk Kunjungan Menteri Israel ke Kompleks Masjid Al Aqsa

KAMIS, 05 JANUARI 2023 | 08:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Indonesia telah mengutuk kunjungan Menteri Keamanan Israel Itamar Ben-Gvir ke kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur pada Selasa (3/1).

Dikutip redaksi lewat situs resminya pada Kamis (5/1), Kementerian Luar Negeri RI menyebut kunjungan Ben-Gvir merupakan provokasi yang dapat memicu ketegangan dan siklus kekerasan baru di Palestina.

"Indonesia menyerukan Israel untuk menghormati status quo yang sudah disepakati bersama dan menghindari aksi dan provokasi yang mencederai tempat-tempat suci di Yerusalem," tegas Kemlu.

Sebagai tindak lanjut, Indonesia menyerukan agar masyarakat internasional, khususnya Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), untuk terus mendesak Israel menghentikan tindakan yang dapat mempengaruhi stabilitas dan keamanan di kawasan.

Di samping itu, Kemlu menuturkan, Indonesia menekankan kembali proses perdamaian Palestina dan Israel berlandaskan prinsip "two state solution" yang telah disepakati bersama.

Kunjungan Ben-Gvir ke kompleks Masjid Al Aqsa telah memancing kemarahan pihak-pihak di Palestina, termasuk Hamas. Kelompok itu memperingatkan pihaknya tidak akan tinggal diam jika Ben-Gvir mengubah status quo atas situs tersebut.

Setelah kunjungan itu, banyak negara mengutuk langkah Israel, khususnya pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Uni Emirat Arab (UEA) dan China bahkan telah meminta Dewan Keamanan PBB untuk bertemu guna membahas kunjungan tersebut.

Populer

Bangun PIK 2, ASG Setor Pajak 50 Triliun dan Serap 200 Ribu Tenaga Kerja

Senin, 27 Januari 2025 | 02:16

Gara-gara Tertawa di Samping Gus Miftah, KH Usman Ali Kehilangan 40 Job Ceramah

Minggu, 26 Januari 2025 | 10:03

Viral, Kurs Dolar Anjlok ke Rp8.170, Prabowo Effect?

Sabtu, 01 Februari 2025 | 18:05

KPK Akan Digugat Buntut Mandeknya Penanganan Dugaan Korupsi Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Januari 2025 | 20:17

Prabowo Harus Ganti Bahlil hingga Satryo Brodjonegoro

Minggu, 26 Januari 2025 | 09:14

Datangi Bareskrim, Petrus Selestinus Minta Kliennya Segera Dibebaskan

Jumat, 24 Januari 2025 | 16:21

Masyarakat Baru Sadar Jokowi Wariskan Kerusakan Bangsa

Senin, 27 Januari 2025 | 14:00

UPDATE

Karyawan Umbar Kesombongan Ejek Pasien BPJS, PT Timah Minta Maaf

Minggu, 02 Februari 2025 | 15:37

Sugiat Santoso Apresiasi Sikap Tegas Menteri Imipas Pecat Pelaku Pungli WN China

Minggu, 02 Februari 2025 | 15:30

KPK Pastikan Tidak Ada Benturan dengan Kortastipikor Polri dalam Penanganan Korupsi LPEI

Minggu, 02 Februari 2025 | 15:27

Tabung Gas 3 Kg Langka, DPR Kehilangan Suara?

Minggu, 02 Februari 2025 | 15:10

Ken Martin Terpilih Jadi Ketum Partai Demokrat, Siap Lawan Trump

Minggu, 02 Februari 2025 | 14:46

Bukan Main, Indonesia Punya Dua Ibukota Langganan Banjir

Minggu, 02 Februari 2025 | 14:45

Larangan LPG di Pengecer Kebijakan Sangat Tidak Populis

Minggu, 02 Februari 2025 | 14:19

Smart City IKN Selesai di Laptop Mulyono

Minggu, 02 Februari 2025 | 13:59

Salah Memutus Status Lahan Berisiko Besar Buat Rakyat

Minggu, 02 Februari 2025 | 13:45

Hamas Sebut Rencana Relokasi Trump Absurd dan Tidak Penting

Minggu, 02 Februari 2025 | 13:26

Selengkapnya