Berita

Ketua KPU RI, Hasyim Asyari/RMOL

Politik

KPU RI: DIPA Anggaran 2023 untuk Pemilu Sudah Disetujui Jokowi

RABU, 04 JANUARI 2023 | 20:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2023 untuk Pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 telah disetujui Presiden Joko Widodo dan telah diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

"Tahun 2023 ini, DIPA sudah diserahkan oleh presiden kepada KPU," ujar Ketua KPU RI, Hasyim Asyari, saat ditemui usai audiensi ke Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (4/1).

Anggota KPU RI dua periode ini mengatakan, DIPA yang dikeluarkan Jokowi untuk KPU RI tidak disetujui seluruhnya, dari total anggaran yang mulanya dialokasikan sekitar Rp 23 triliun.


"Usulan anggaran KPU sekitar seingat saya Rp 23 triliun. Kemudian, yang disetujui dalam arti setelah di-review dan segala macam dan akan diluncurkan, sekitar Rp 15 triliun," katanya.

Kondisi ini, disebut Hasyim, hampir sama dengan pencairan anggaran Pemilu Serentak 2024 untuk kebutuhan tahun lalu atau tahun 2022, dari dari mulanya dibutuhkan dana sebesar Rp 8,06 triliun menjadi hanya Rp 3,69 triliun

"Bisa dipastikan bahwa angka Rp 76,6 triliun (total anggaran Pemilu Serentak 2024) itu sebatas anggaran dan tidak sampai kepada pencairannya," demikian Hasyim menambahkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya