Berita

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Idham Holik/Net

Politik

KPU Sediakan TPU Khusus untuk Minimalisir Golput di Pemilu 2024

SABTU, 24 DESEMBER 2022 | 17:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tingkat partisipasi masyarakat dalam pencoblosan Pemilu Serentak 2024 menjadi satu hal yang disusun langkahnya untuk tidak banyak yang "golput" alias tak memilih.

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Idham Holik menjelaskan, pihaknya tengah menyiapkan langkah antisipatif terjadinya golput di Pemilu Serentak 2024.

Kini, Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU RI ini menuturkan, jajaran di tingkat pusat tengah melakukan analisis terhadap kondisi perilaku pemilih dan kondisi geografis.


"Apakah memang betul ketika pemilih yang tidak mau menggunakan hak pilihnya itu karena persoalan faktor teknis, sehingga yang bersangkutan tidak bisa memberikan hak pilihnya," ujar Idham kepada wartawan, Sabtu (24/12).

Sebagai contoh, mantan anggota KPU Provinsi Jawa Barat ini menyebutkan satu kejadian yang kerap terjadi dalam setiap pelaksanaan pemilu.

"Misalnya, ada seorang pelajar yang sekolahnya di luar kabupaten daerahnya (tinggal sesuai KTP Elektronik), sehingga yang bersangkutan tidak bisa kembali (ke kampung halaman untuk mengikuti pemilu)," urainya.

Oleh karenanya, Idham memastikan langkah KPU dalam menangani persoalan keterpenuhan hak pilih masyarakat yang seperti itu adalah dengan menyediakan Tahapan Pemilihan Umum (TPU) khusus.

"Terkait dengan hal ini, KPU sudah mengatur dalam PKPU pemutakhiran daftar pemilih, yang di mana nanti akan disediakan TPU khusus," demikian Idham menambahkan. 

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya