Berita

Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution/Net

Politik

Anies Dinilai Curi Start, Demokrat: Tendensius, Bawaslu Tak Boleh Diskriminatif

RABU, 21 DESEMBER 2022 | 13:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI yang menyebut bakal capres (Bacapres) Partai Nasdem Anies Baswedan mencuri start dinilai terlalu tendensius.

“Soal Pak Anies Baswedan dinilai curi start oleh Bawaslu, menurut saya kebijakan yang selain tidak tepat, juga tidak berguna. Karena, sifatnya tendensius,” kata Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (21/12).

Menurut Syahrial, setiap kebijakan dan aturan Bawaslu mestinya berlaku tanpa terkecuali. Termasuk kepada tokoh-tokoh lain yang juga melakukan hal serupa.


“Bawaslu memang harus mengatur hal-hal yang berpotensi merugikan kepentingan demokrasi. Tapi tidak boleh diskriminatif,” kata politikus Partai Demokrat ini.

Ditambahkan Syahrial, ada yang lebih urgent yang mestinya jadi perhatian Bawaslu. Misal, kenapa Bawaslu tidak konsen dengan menteri-menteri atau gubernur yang akan atau berniat mencalonkan diri sebagai capres dan cawapres.

“Mereka justeru lebih punya kesempatan menyalahgunakan wewenang dan jabatannya. Etisnya, mereka harus mengundurkan diri,” tuturnya.

“Sementara Anies Baswedan kan manusia merdeka. Dia bukan pejabat publik. Tidak ada kewenangan atau fasilitas negara yang digunakan. Kalau dikatakan curi start sebagai capres, kapan dan dimana KPU menetapkan prosesnya?” pungkasnya.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya