Berita

PKB kembali pakai nomor urut 1 pada Pemilu 2024/Net

Politik

Bersyukur Kembali Pakai Nomor Urut 1, PKB Kabupaten Cirebon: PKB Akan Satukan Indonesia

KAMIS, 15 DESEMBER 2022 | 09:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemakaian nomor urut 1, seperti yang digunakan pada Pemilu 2019 lalu, disambut gembira pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di daerah. Salah satunya, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Cirebon.

Sekretaris DPC PKB Kabupaten Cirebon, Maswin Janata menilai, tidak adanya perubahan nomor urut partai yang dipimpin Muhaimin Iskandar ini akan sangat memudahkan konstituen PKB pada Pemilu 2024.

"Dengan nomor urut 1, tentunya akan sangat efektif dan efisien, karena hampir seluruh atribut PKB yang dimiliki dapat dimanfaatkan kembali," kata Maswin, diwartakan Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (15/12).


Maswin pun siap mengawal dan mengantarkan kembali PKB sebagai pemenang pada Pemilu 2024 mendatang di Kabupaten Cirebon.

"Kita akan hormati seluruh proses tahapan dari KPU, dan kita juga akan memastikan bahwa kita siap mengawal kejayaan menjadi nomor satu di seluruh Indonesia, PKB akan Satukan Indonesia," tegasnya.

Maswin mengklaim, DPC PKB Kabupaten Cirebon mengundang seluruh masyarakat untuk menjadi bakal calon legislatif (bacaleg) pada Pemilu 2024.

"Saat ini kami juga sudah mulai melakukan open rekruitmen Bacaleg untuk pemuda pemudi terbaik di Kabupaten Cirebon untuk bergabung mencalonkan diri sebagai legislatif melalui PKB untuk pemilu 2024," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya