Berita

Pengurus Gerindra Sumatera Utara pada acara Rakorda beberapa waktu lalu/Net

Politik

Gerindra Sumut Tak Serius Menangkan Prabowo, Ini Indikasinya

RABU, 14 DESEMBER 2022 | 16:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gerindra berpotensi mengulang kekalahan Prabowo di Sumatera Utara pada 2019, kalau tidak serius mengelola partai dan teamtank yang kuat. Bahkan harus diwaspadai, mesin partai justru bekerja untuk capres lain.

Hal itu disampaikan pengamat Sosial Politik Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Hendri Dalimunthe, kepada Kantor Berita RMOLSumut, Rabu (14/12).

"Gerindra Sumut belakangan ramai diperbincangkan publik karena kontradiksi yang begitu kontras. Kader di bawah masih setia berjuang untuk Prabowo, namun elitenya justru terindikasi ke Anies Baswedan," tutur Hendri.


Menurut Hendri, pemanggilan Wakil Walikota Medan Aulia Rahman yang saat itu menjabat Sekretaris Gerindra Sumut ke DPP Gerindra karena fotonya viral bersama Capres Anies Baswedan mengindikasikan bahwa Gerindra Sumut tidak solid mendukung Prabowo.

Lanjutnya, belakangan publik juga diherankan dengan dipilihnya Aulia Rahman sebagai Ketua Seleksi Caleg Gerindra Sumut. Orang yang dipercayai jabatan itu haruslah mereka yang sungguh-sungguh berjuang untuk Capres yang diusung partainya.

Menurut Hendri, Aulia harus menyeleksi caleg-caleg yang siap berjuang untuk Prabowo bukan hanya kemenangan pribadi si caleg.

Publik kemudian melihat record Aulia, sehingga wajar banyak pihak berasumsi Gerindra Sumut tidak serius menangkan Prabowo.

"Itu yang saya bilang tadi, ada kontradiksi yang begitu kontras di Gerindra. Semangat yang abu-abu antara ingin menangkan Prabowo namun suka dengan sosok Anies Baswedan. Ya itu bisa saja terjadi di partai manapun, tidak hanya Gerindra," tandas Hendri.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya