Berita

Mantan Gubernur Jabar dua periode, Ahmad Heryawan/RMOLJabar

Politik

Siap Maju di Kontestasi Nasional, Aher Tak Masalah Jadi Partner Anies ataupun Ganjar

RABU, 14 DESEMBER 2022 | 16:03 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Mantan Gubernur Jabar dua periode, Ahmad Heryawan, siap berkontestasi di kancah nasional. Namun, hal itu harus diringi dengan penugasan dari PKS, partai yang menaunginya .

"Kalau partai (PKS) menugaskan atau memilih, kemudian koalisi menyetujui, InsyaAllah siap," kata pria yang kerap disapa Aher, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (14/12).

Saat ini, Aher kerap menjalin komunikasi dengan Calon Presiden (Capres) yang diusung oleh Partai Nasdem, Anies Baswedan. Komunikasi dijalinnya itu secara pribadi maupun antarkepartaian.


"Kalau komunikasi (dengan Anies) jalan terus baik komunikasi pribadi melalui pesan singkat segala macam biasa. Kemudian, komunikasi antarpartai memang ada timnya ya. Nasdem, PKS, dan Demokrat itu ada timnya. Tim terus bekerja," lanjutnya.

Meski begitu, komunikasi yang terjalin antara PKS, Nasdem, dan Demokrat belum mendeklarasikan sebagai koalisi untuk Pemilu 2024. Sehingga, penetapan Capres dan Cawapres dari ketiga partai tersebut belum ada kepastian.

"Memang belum ada satu koalisi yang klop ya, mungkin yang paling klop hanya KIB (Koalisi Indonesia Bersatu). Caleg Capres-nya juga belum," ujarnya.

Saat disinggung mengenai spanduk Anies-Aher yang terpampang di sejumlah sudut Kota Bandung, ia memastikan bukan dia yang menginstruksikan. Namun, terkait keserasian dirinya dengan Anies Baswedan menjadi hal yang bisa untuk dibangun.

"Chemistry kan gampang dibangun, bisa dibangun. Yang penting sebelum itu harus ada kesepakatan antarpartai di koalisi," ucapnya.

Tak hanya dengan Anies, Aher pun mengaku siap jika ada pinangan dari Capres lainnya. Saat ini ia juga menjalin komunikasi dengan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

"Tentu saya harus mewakili partai, karena itu lah saya ikut keputusan partai. Kalau komunikasi personal kan jalan dengan siapa pun. Saya dengan Pak Ganjar Pranowo biasa, saling sapa di twitter biasa, dan say hello biasa. Ya tentu akrab dengan Pak Ganjar," terangnya.

Selain itu, Aher menyebut PKS membuka peluang koalisi untuk partai lain. Namun, yang jelas komunikasi yang intensif saat ini baru dengan Nasdem dan Demokrat.

"Kami masih membuka pintu untuk partai lain untuk berkoalisi," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya