Berita

Ratusan siswa di Banda Aceh berunjuk rasa di Kantor Gubernur Aceh/RMOLAceh

Nusantara

Tolak Politisasi Pendidikan, Ratusan Siswa dan Guru Ajukan Sejumlah Tuntutan di Kantor Gubernur Aceh

SELASA, 13 DESEMBER 2022 | 18:46 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ratusan siswa dari berbagai sekolah di Banda Aceh melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Aceh, Selasa (13/12). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan politisasi pendidikan di Aceh.

Selain siswa sekolah, juga ada mahasiswa dan guru-guru dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang mengikuti aksi tersebut. Mereka berorasi secara bergantian di hadapan aparat kepolisan dan Satpol PP.

Diwartakan Kantor Berita RMOLAceh, Selasa (13/12), dalam aksi tersebut, peserta unjuk rasa juga turut membawa spanduk hingga piagam penghargaan seperti piala dan medali. Peserta unjuk rasa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait pendidikan di Aceh.


Di antaranya, menolak praktik jahat yang membangun narasi tanpa didukung data dengan maksud mendiskreditkan pendidikan Aceh. Juga menolak politisasi pendidikan Aceh untuk kepentingan pragmatisme dengan mengabaikan pencapaian pendidikan Aceh.

Selanjutnya, menolak segala upaya pengabaian atas hasil karya, prestasi, dan pencapaian guru dan tenaga kependididikan di Aceh. Mereka juga menuntut pemerintah atas kesamaan hak terkait dana pendidikan, mulai jenjang SD/MIN, SMP/MTSN, dan SMA/MAN.

Kemudian memfasilitasi ruang dan kebebasan bagi seluruh peserta didik dalam melakukan aktualisasi diri dan peningkatan prestasi.

Terakhir, mendesak Kapolda Aceh menuntaskan pengusutan dugaan korupsi Wastafel APBA 2020, serta mengusut tuntas para pihak yang terlibat tanpa pandang bulu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya