Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Putin Akui Perang di Ukraina Bisa Berlangsung Lama dan Berpotensi Mengarah ke Senjata Nuklir

KAMIS, 08 DESEMBER 2022 | 12:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perang di Ukraina bisa memakan waktu yang lama lantaran Kyiv telah meluncurkan serangan di dalam wilayah Rusia. Sebagai bentuk pertahanan, Rusia menyebut senjata nuklir sebagai alat perlindungan.

Begitu yang dikatakan oleh Presiden Vladimir Putin ketika membahas operasi militer khusus Rusia dengan anggota Dewan Hak Asasi Manusia pada Rabu (7/12).

Komentar Putin muncul selang dua hari setelah serangan drone yang menghantam lapangan terbang di Dyagilevo, Ryazan dan Engels, Saratov di Rusia.


Sejauh ini Ukraina belum secara terbuka mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Namun serangan terjadi sekitar sepekan setelah Menteri Luar Negeri Latvia Edgars Rinkevics menyarankan agar Ukraina melakukan serangan militer di dalam Rusia, menyusul serangan Moskow terhadap infrastruktur penting di Ukraina.

Sebagai tanggapan atas pertanyaan tentang eskalasi nuklir dari anggota Dewan Hak Asasi Manusia Svetlana Makovetskaya, Putin mengatakan bahwa ancaman perang nuklir "berkembang".

Sambil menyombongkan diri bahwa persenjataan nuklir Rusia adalah yang paling canggih di dunia, Putin menambahkan bahwa dia tidak "mengacungkan" nuklir dan memandangnya sebagai bagian dari pencegahan konflik.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya