Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani melakukan kunjungan kerja di Arab Saudi/Ist

Politik

Di Arab Saudi, Puan Tegaskan Negara Harus Lindungi Segenap Tumpah Darah Indonesia

KAMIS, 08 DESEMBER 2022 | 09:03 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kunjungan kerja dilakukan Ketua DPR RI, Puan Maharani ke pelayanan paspor bagi warga negara Indonesia (WNI) yang overstay di Arab Saudi, Rabu (7/12) waktu setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Puan turut berinteraksi dengan WNI yang sedang menjalani proses pasporisasi yang berlangsung tanggal 10 Oktober sampai 10 Desember 2022.

Program pasporisasi sendiri merupakan kerja sama Kementerian Hukum dan HAM beserta Kementerian Luar Negeri.


“Susah enggak buatnya? Apakah bertele-tele? Dipersulit atau ada pungli enggak?” tanya Puan kepada seorang WNI bernama Kholifah (46) di KJRI Jeddah, Saudi.

Kepada Puan, Kholifah menyebut program pasporisasi cukup bermanfaat bagi dirinya yang bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Lancar semua. Saya senang banget ada program ini,” jawab Kholifah.

Interaksi kembali dilanjutkan Puan dengan WNI lain yang sedang memproses paspor. Salah satunya Sayati binti Madawi, yang sudah tinggal di Jeddah selama 20 tahun.

Kepada Puan, Sayati mengaku sudah tidak memegang paspor Indonesia sejak tahun 2015. Di tempat itu, ia juga  mendaftarkan anaknya untuk dibuatkan paspor Indonesia.

“Minta tolong ibu supaya pembuatan paspor anak saya diperlancar. Katanya fotonya beda. Di paspor lama (yang sudah kedaluwarsa) masih kecil, sekarang anak saya sudah besar,” kata Sayati.

Puan pun menegaskan bahwa negara akan memberi perlindungan kepada seluruh WNI, di mana pun mereka berada.

“Tugas konsitusional negara Republik Indonesia adalah melindungi segenap tumpah darah Indonesia. Itu tidak hanya berlaku di Tanah Air saja, tetapi di mana ada orang Indonesia, di situ negara harus hadir untuk melindungi,” kata Puan.

KJRI Jeddah pun memberi pelayanan pasporisasi bagi WNI hingga ke wilayah Thaif dan Madinah. Selain di Jeddah, penerbitan paspor bagi WNI overstay di Arab Saudi juga berlangsung di KBRI Riyadh.

Puan turut didampingi Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly,; Dubes RI untuk Saudi, Abdul Aziz Ahmad; dan Konsul Jenderal RI di Jeddah, Eko Hartono.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya