Berita

Suasana di Polsek Astana Anyar usai kejadian ledakan yang diduga bom bunuh diri/RMOLJabar

Presisi

Kapolda Jabar: Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Bawa Dua Bom, Satu Belum Meledak

RABU, 07 DESEMBER 2022 | 14:52 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Terduga pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar membawa dua buah bom saat hendak meledakkan diri pada Rabu pagi (7/12).

Kapolda Jawa Barat, Irjen Suntana menjelaskan, kronologi ledakan bom bermula dari pelaku yang masuk ke Polsek Astana Anyar.

Kemudian, pelaku mendekati anggota kepolisian yang tengah melaksanakan apel pagi. Mengetahui hal itu pelaku sempat diadang oleh anggota kepolisian agar tidak mendekat karena sedang ada apel pagi.


"Pelaku tetap berkehendak masuk lalu mengacungkan sebuah pisau, tiba-tiba terjadi ledakan (pelaku tewas)," terang Suntana diberitakan Kantor Berita RMOLJabar.

Saat kejadian, pelaku membawa dua buah bom buatan berisi serpihan paku payung. Namun hanya satu yang sempat pelaku ledakkan.

"Satu (bom) belum sempat diledakan. Ada satu yang diledakkan oleh pelaku dan oleh kita tadi di sekitar Polsek. Serpihannya berupa paku dan paku payung," sambungnya.

Akibat kejadian tersebut, satu anggota polisi bernama Aiptu Sofyan meninggal dunia. Begitu pula pelaku bom bunuh diri yang meregang nyawa.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya