Berita

Menteri Negeri RI, Retno Marsudi saat menghadiri acara Indonesia Pacific Development Forum pada Rabu, 7 November 2022/Net

Dunia

Perkuat Kerja Sama Pembangunan di Pasifik, Indonesia Gelar Pertemuan Para Menteri di IPFD

RABU, 07 DESEMBER 2022 | 13:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Komitmen Indonesia dalam meningkatkan hubungan dan kerja sama pembangunan bersama negara Pasifik, dibuktikan dengan terselenggaranya Indonesia Pacific Development Forum (IPFD) pada Rabu (7/12).

Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dalam press briefingnya mengatakan pelaksanaan IPFD menunjukkan upaya nyata Indonesia untuk meningkatkan engagement atau keterikatannya dengan Pasifik.

Mengangkat tema "Grow and Prosper Together", pertemuan para menteri itu dikatakan Menlu, telah membahas dua isu utama yakni pembangunan ekonomi dan human development atau people walfare.


Menlu menyebut forum IPFD dihadiri oleh 17 Negara Pasifik dan teritori Pasifik, empat organisasi regional dan multilateral serta lima negara undangan.

"Turut di antaranya adalah Perdana Menteri Niue dan enam menteri dari Australia, Cook Island, Mikronesia, New Zealand, Papua Nugini dan Timor Leste serta satu wakil menteri," ujar Retno.

Retno menjelaskan pertemuan tidak hanya terjadi pada level antar pemerintah tetapi juga antar private sector, melalui Bussines Engagement yang akan dilakukan pada siang hari.  

"Siang ini rangkaian acara IPFD akan dilanjutkan dengan Pacific Bussines Engagement yang mempertemukan kalangan bisnis Indonesia dengan kalangan bisnis dari negara-negara Pasifik," jelasnya.

Keesokan harinya, lanjut Retno, acara IPFD juta akan diisi dengan tiga workshop dengan topik di antaranya; pengurangan risiko bencana, pengembangan kapasitas UMKM dan pemberdayaan perempuan.

"Ketiga isu ini merupakan beberapa tantangan utama yang harus dihadapi negara di Pasifik untuk segera pulih dari pandemi dan Resesi ekonomi," paparnya.

Terakhir, Retno menegaskan jika Indonesia benar-benar melakukan apa yang dikatakan atau "We Work the Talk", melalui forum IPFD tersebut.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

KAI Gelar Diskon Tiket Kereta 20 Persen, Cek Syarat dan Ketentuannya

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:00

Anwar Ibrahim Lega Kapal Malaysia Bisa Lewat Selat Hormuz

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:58

Jadwal FIFA Series 2026 Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts dan Nevis

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:49

Langkah Mundur Letjen Yudi Abrimantyo Sesuai Prinsip Intelijen

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:31

Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:15

Inggris Cegat Kapal Bayangan Rusia, Tuding Putin Raup Untung Minyak dari Perang

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:13

Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak untuk Warga

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:06

Prabowo Harus Berhati-hati dengan Pernyataan Ngawur Bahlil

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:01

Fatamorgana Ekonomi Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:34

“Aku Harus Mati”: Horor tentang Ambisi dan Harga Sebuah Validasi

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:20

Selengkapnya